Korban Keracunan 427 Orang, BGN Hentikan Operasional SPPG Lebong Bengkulu, Kepala Dapur Diamankan

Korban Keracunan 427 Orang, BGN Hentikan Operasional SPPG Lebong Bengkulu, Kepala Dapur Diamankan

Dapur MBG di Lebong Sakti, Lebong, Bengkulu dipasang garis polisi, usai insiden keracunan--

LINGGAUPOS.CO.ID – Korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lebong, Bengkulu sudah mencapai 427 orang, pada Kamis 28 Agustus 2025.

Semua korban sempat dibawa ke RSUD Lebong. Namun yang masih menjalani perawatan 364 orang, sementara 63 korban lainnya, sudah dibolehkan pulang ke rumah menjalani perawatan jalan.

Berkaitan dengan kejadian ini, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memerintahkan agar aktivitas MBG di Lebong tersebut dihentikan.

“SPPG sementara disetop dan memperbaiki prosesnya,” kata Dadan Hindayana.

BACA JUGA:CKG, Petugas Kesehatan di Lubuk Linggau Temukan Pelajar SD Derita Diabetes

Kepala Dapur Diamankan

Sementara Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol. Mardiyono memastikan akan menindaklanjuti kasus ini dengan maksimal. 

Sejauh ini jajarannya, yakni Polres Lebong telah melakukan penyegelan terhadap dapur umum MBG Kecamatan Lebong Sakti di Desa Lemeupit.

“Bahkan ketua dapurnya telah dilakukan pengamanan untuk sementara oleh pihak penyidik Polres Lebong, nanti sama-sama kita tunggu seperti apa hasilnya,” kata Kapolda saat meninjau langsung kondisi para korban di RSUD Lebong.

BACA JUGA:Mie Diduga Penyebab Pelajar Keracunan MBG di Lebong Bengkulu, Program Baru Berjalan

Korban Terus Berdatangan

Direktur RSUD Lebong, dr Eni Efriyani menjelaskan korban keracunan terus berdatangan.

“Sampai sekarang ini korban masih terus berdatangan, namun untuk korban yang terdata jumlahnya sudah di atas 400 orang,” ia menjelaskan.

Terkait pelayanan terhadap para korban di RSUD, Eni pastikan tidak akan dipungut biaya serupiah pun. Hal itu menindaklanjuti instruksi dari Pemkab Lebong melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). 

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait