Mengerikan, Pelajar SMP di Palembang Tewas Mengenaskan, Korban Pengeroyokan

Mengerikan, Pelajar SMP di Palembang Tewas Mengenaskan, Korban Pengeroyokan

Mengerikan, Pelajar SMP di Palembang Tewas Mengenaskan, Korban Pengeroyokan--sumeks.co

PALEMBANG, LINGGAUPOS.CO.ID - Mengerikan, seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di PALEMBANG, Sumatera Selatan tewas mengenaskan diduga jadi korban pengeroyokan.

Seorang pelajar SMP di Palembang, Sumatera Selatan diduga menjadi korban aksi pengeroyokan yang berujung kehilangan nyawa.

Diketahui korban tewas tersebut berinisial FM (12), ia tewas dengan cara mengenaskan setelah diserang menggunakan senjata tajam di sebagian tubuhnya.

Adapun informasi yang berhasil dihimpun, korban ini meregang nyawa diduga akibat dendam dengan pelaku.

BACA JUGA:Berjuang dan Optimis, Hendri Almawijaya Ambil Formulir di PDIP Lubuk Linggau

Polisi menjelaskan bahwa ia menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok remaja sampai meninggal dunia dengan cara yang tak wajar.

Korban yang diketahui sebagai salah satu warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Darmawan Bakti, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 ini tewas diduga akibat dikeroyok.

Peristiwa miris tersebut terjadi pada Selasa, 16 April 2024 dini hari di depan sebuah warnet yang jaraknya tak begitu jauh dari rumahnya.

Sementara, saat ini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Polda Sumsel untuk kepentingan pihak kepolisian. 

BACA JUGA:Keluarga Begal yang Ditembak Mati Protes, ini Penjelasan Polres Musi Rawas, Berikut Kronologisnya

Berdasarkan keterangan dari Fitri (39) orang tua korban, ia mengatakan baru diberitahu oleh polisi setelah jenazah anaknya itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

“Ada yang datang ke rumah memberitahukan kalau anak kami meninggal dunia di rumah sakit karena berkelahi,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelaku dalam peristiwa ini pun telah berhasil diringkus Polisi. Seperti yang disampaikan oleh Kapolsek IB II Palembang Kompol Azizir Alim yang mengungkapkan bahwa pelaku telah diamankan usai kejadian.

Dikatakan untuk saat ini ada tiga orang pelaku yang telah diamankan, “Ada tiga orang pelaku yang kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan.” Ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: