Identitas Pelaku Begal Mahasiswi Unsri Hingga Tewas Telah Dikantongi Polisi

Identitas Pelaku Begal Mahasiswi Unsri Hingga Tewas Telah Dikantongi Polisi

Identitas Pelaku Begal Mahasiswi Unsri Hingga Tewas Telah Dikantongi Polisi--instagram: fbridisiniiii

PALEMBANG, LINGGAUPOS.CO.ID - Identitas pelaku pembegalan sadis mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) hingga tewas  telah dikantongi oleh polisi.

Pembegalan yang menimpa dua orang mahasiswa/i di salah satu Universitas yang ada di Sumatera Selatan, Palembang baru-baru ini menggegerkan warga.

2 orang yakni mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sriwijaya tersebut menjadi korban keganasan pembegal, dan menewaskan salah satu korban.

Polisi terus berupaya mengusut kasus pembegalan yang menewaskan mahasiswi Unsri, yakni Nazwa Keyza Safira (18).

BACA JUGA:Jerman Mulai Uji Coba Sistem 4 Hari Kerja dalam Seminggu Tanpa Pengurangan Gaji

Diketahui, kasus pembegalan tersebut terjadi di wilayah Indralaya, Ogan Ilir, tepatnya mereka dibegal di Jalan menuju kompleks perkantoran terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai, Desa Sakatiga Seberang, kecamatan Indralaya Utara.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 3 Februari 2024, sekitar pukul 00.30 WIB, yang menyebabkan  salah satu korbannya tewas.

Korban adalah Nazwa Keyzha Safira alias Kekey (18) mahasiswa Teknik Kimia, ia tewas dengan luka tusuk di punggung kiri.

Sementara, pacarnya yakni Aldo Parestio (19), mahasiswa Teknik Pertembangan, kepalanya terluka robek dipukul pelaku dengan pistol rakitan.

BACA JUGA:Mahasiswi Unsri Tewas Dibegal di Indralaya, Pelaku Menodongkan Senpi ke Korban

Saat ini, Polisi sudah mengantongi identitas pelaku pembegalan mahasiwi Unsri itu dan tengah memburunya.

Hal tersebut seperti yang dikonfirmasi oleh Kapolres Ogan Ilir, yakni AKBP Andi Baso Rahman, “Ya, pelaku pembegalan itu sudah kami kantongi identitasnya,” Ujarnya.

Ia juga mengatakan jika saat ini tim kepolisian masih berada di lapangan dalam proses penyelidikan dan memburu pelaku begal tersebut.

“Saat ini personil masih di lapangan dan sedang proses lidik,” Lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: