Aborsi, Mahasiswi STIKES Meninggal Dunia di Lubuklinggau, Bayi 7 Bulan Ditemukan Polisi

Aborsi, Mahasiswi STIKES Meninggal Dunia di Lubuklinggau, Bayi 7 Bulan Ditemukan Polisi

Polisi saat cek TKP mahasiswi STIKES yang meninggal dunia setelah aborsi --

LUBUKLINGGAU, LINGGAUPOS.CO.ID - Mahasiswi STIKES Fitra Aldar Lubuklinggau yang ditemukan meninggal dunia di kamar kost, ternyata aborsi.

Polisi juga sudah menemukan bayi yang dilahirkan almarhumah di tempat sampah rumah kontrakannya. 

Mahasiswi itu seperti diketahui adalah Helija Agustina (24) warga Desa Cempaka Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur.

Ia ditemukan tidak bernyawa di kontrakannya, yakni milik May di Jalan Citra Medika Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau, Rabu 11 Oktober 2023 sekitar pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA:Soal Dugaan Korupsi di Desa Lubuk Mas Muratara, Begini Penjelasan Kades

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha melalui Kasat Reskrim AKP Robi Sugara membenarkan Helija diduga meninggal dunia karena aborsi.

Dijelaskannya, saat ditemukan adiknya Reza Afrianti (22), almarhumah Helija Agustina terkapar di ruangan tamu, dengan kondisi bersimbah darah.

Makanya setelah datang ke lokasi, petugas Sat Reskrim dan Polsek Lubuklinggau Timur langsung melakukan penyisiran.

Polisi kemudian menemukan darah di kamar mandi. Dan juga di dapur.

BACA JUGA:Mahasiswa Minta APH Usut Dugaan Korupsi Anggaran Desa Lubuk Mas, Sesuai Hasil Audit Inspektorat Muratara

Sehingga muncul dugaan, almarhumah pertama kali melakukan upaya aborsi di kamar mandi. 

Setelah itu bayinya dibuang  kedalam kotak sampah plastik di depan kamar tidurnya.

Karena di tempat sampah petugas menemukan bayi yang masih ada ari-arinya.

Kemudian, almarhumah tergeletak bersimbah darah di ruang tamu diduga akibat kehabisan darah pasca tindakan aborsi yang dilakukannya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: