Resmi! PPP Resmi Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

Resmi! PPP Resmi Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri acara yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). (Istimewa)--

YOGYAKARTA, LINGGAUPOS.CO.ID - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi melabuhkan dukungannya untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

PPP memilih kader PDIP, Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

Pengumuman Ganjar Capres PPP dilangsungkan di Kompleks kediaman Plt Ketum PPP M Mardiono di Pakem Sleman Rabu 26 April 2023.

DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengusung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) RI 2024.

BACA JUGA:Petugas Dishub Lubuklinggau yang Viral Bikin Pernyataan, Demi Allah Katanya

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Idul Fitri 1444 H, Tiket Pesawat di Bandara Silampari Lubuklinggau Ludes

Dukungan itu disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V PPP yang digelar di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

“”Setelah melalui musyawarah dan diskusi yang mendalam Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim Partai persatuan pembangunan memutuskan Bapak Haji Ganjar pranowo Sebagai calon Presiden Republik Indonesia pada pemilihan umum presiden Republik Indonesia tahun 2024 yang akan datang ,” ujar Plt Ketum PPP M Mardiono.

Saat pengumuman Capres itu, Ganja Pranowo tidak terlihat ada dilokasi.

Beberapa hari sebelumnya, Sekjen DPP PDIP , Hasto memberi kode dengan menyebut nama PPP sebagai partai yang punya sejarah baik dengan PDIP.

BACA JUGA:Peneliti BRIN Minta Maaf ke Muhammadiyah, Tak Semudah Itu Ferguso!

BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Idul Fitri 1444 H, Tiket Kereta Api Masih Tersedia Banyak

Bukan hanya sesama korban orde baru, namun juga kedekatan personal.

“Ada kedekatan antara Ibu Megawati Soekarnoputri dengan tokoh-tokoh dari PPP seperti Bapak Hamzah Haz, almarhum Mbah Maimun,” terangnya.

Dalam berkoalisi, lanjut dia, aspek historis menjadi salah satu pijakan PDIP. Selanjutnya, ada juga prinsip kesamaan ideologi, kesamaan platform, hingga komitmen menjalankan agenda-agenda strategis ke depan.

“Partai punya komitmen di dalam melanjutkan kepemimpinan bapak Presiden Jokowi,” tegasnya.

BACA JUGA:Wow! pada Momen Lebaran 2023, Peredaran Uang Kartal di Sumsel Tembus Rp4,2 Triliun

BACA JUGA:Inara Rusli Sebut Virgoun Bawa Selingkuhannya pada Lebaran 2022

Hasto meyakini, peluang koalisi bersama PDIP ke depan sangat terbuka. Paling tidak, di sisi partai-partai pendukung pemerintah.

Sebab, meski sudah ada koalisi seperti KIB dan KKIR, dia menilai belum ada yang konkret.

“Berbagai bentuk kerja sama itu kan belum di konkretkan dalam bentuk penetapan siapa calon presidennya,” jelasnya.

Yang jelas, PDIP akan mencari kecocokan tanpa melakukan pemaksaan.

BACA JUGA:Soal Video Viral, Kadishub Lubuklinggau: Proses Hukum

BACA JUGA:Ini Asal-usul Halal Bihalal Lebaran, Ternyata Ada Campur Tangan Bung Karno

“Kami memulai dengan penghormatan sebesar-besarnya terhadap kedaulatan setiap partai,” jelasnya.

Kans merapatnya PPP dengan PDIP sendiri cukup terbuka. Sejak Senin hingga Selasa hari ini, PPP tengah menggelar rapat di Yogyakarta.

Di mana salah satu agendanya merespon kondisi politik terbaru pasca penetapan Ganjar.(rakyatbengkulu.com)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: politik