Di Lubuklinggau Sepeda Motor Marbot Dibawa Kabur Maling

Di Lubuklinggau Sepeda Motor Marbot Dibawa Kabur Maling

Lokasi pencurian sepeda motor di Masjid Tanbihul Ghafilin di Jalan Pioner RT 08, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.--

LUBUKLINGGAU, LINGGAUPOS.CO.ID - Pencurian sepeda motor kembali terjadi. Kali ini terjadi di Masjid Tanbihul Ghafilin di Jalan Pioner RT 08, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

Kejadiannya Rabu 23 November 2022 sekitar pukul 19.30 WIB.

Dimana motor tersebut milik marbot atau penjaga masjid, Nurholis (20), warga Desa Sosokan, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Nurholis menceritakan saat kejadian jamaah masjid baru saja selesai salat isa. Hanya saja jamaah masih di dalam masjid untuk wirit dan doa. 

BACA JUGA:IRT di Lubuklinggau Ditemukan Tewas di Belakang Rumah

"Saat itu ada satu orang masuk ke area masjid. Tidak ada yang curiga, karena biasa dikira mau ambil wudhu dan salat," ungkap Nurholis kepada wartawan, Kamis 24 November 2022.

Tidak lama kemudian ada suara sepeda motor keluar area masjid. Nurholis mengenal suara motor tersebut, kemudian ia langsung keluar masjid untuk melihat. 

"Karena aku kenal suara motor, jadi aku langsung keluar masjid, dia melihat pelaku sudah pergi," katanya. 

Dia mengatakan, sempat melihat pelaku yang membawa motornya keluar pagar masjid.

BACA JUGA:Ini Identitas 5 Warga Tanah Periuk Musi Rawas yang Ditangkap Polda Sumsel

"Pelaku mengenakan jaket hitam, dan celana pendek warna agak putih pergi ke arah jalan besar Yos Sudarso," ceritanya. 

Dia saat itu masih mengira, kalau yang membawa motor mungkin teman kakaknya.

Lalu ia tanyakan kepada kakaknya Maulidin Salam. Tapi kakaknya yang juga salat di masjid tersebut mengatakan tidak tahu. 

"Saya tanya kakak saya, dia bilang tidak tahu. Kunci motor masih dipegang kakak saya," katanya.

BACA JUGA:Aktivis Musi Rawas Apresiasi Polisi Tangkap Bandar Narkoba

Setelah itu dia menyampaikan kejadian itu ke pengurus atau bendahara masjid. Baru setelah itu jamaah salat isa itu bubar. 

Dikatakannya, selama ia tinggal di masjid setahun yang lalu, kejadian hilang motor di masjid tersebut tidak pernah.

"Selama disini baru pertama kali ada hilang motor. di masjid ini juga tidak ada kamera CCTV," katanya.

Nurholis mengatakan, motor tersebut sehari-harinya digunakan untuk pergi kuliah. 

BACA JUGA:Aktivis Musi Rawas Apresiasi Polisi Tangkap Bandar Narkoba

Namun di sekitar Majapahit, sudah sering terdengar hilang motor.

"Bahkan sekitar malam tiga hari lalu ada kejadian orang hampir dibegal tidak jauh dari lokasi masjid ini. Informasinya pelaku begal bersenjata," pungkasnya. (*)

Sumber: