Ini Penjelasan Polres Lubuk Linggau Mengenai Oknum Guru SMP Cabuli Siswi
Pertemuan pihak sekolah dengan orang tua siswi dan kepolisian--
LINGGAUPOS.CO.ID – Kasus oknum guru SMP Negeri di Lubuk Linggau mencabuli siswi sudah ditangani pihak Polres Lubuk Linggau.
Kasus ini diinformasikan sudah dilaporkan pihak korban pada Senin 22 September 2025 malam. Dan pihak penyidik saat ini sedang melakukan proses penyelidikan.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Azwar didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Kopran Maryadi membenarkan pihaknya sudah menerima laporan.
“Laporannya sudah kami terima semalam. Sekarang sedang dalam proses penyelidikan,” jelasnya, Selasa 23 September 2025.
BACA JUGA:Heboh Informasi Oknum Guru SMP di Lubuk Linggau Cabuli Siswi, Beredar di Medsos
Sementara itu, pantauan di lapangan orang tua korban bersama pihak Polres Lubuk Linggau sudah mendatangi SMPN 1 Lubuk Linggau. Mereka tampak berdiskusi mengenai kasus ini.
Heboh di Media Sosial
Seperti diketahui sebelumnya, beredar di media sosial (medsos) facebook dan instagram, sejak Senin 22 September 2025 mengenai adanya oknum guru SMP Negeri di Lubuk Linggau cabuli siswi.
Dalam postingan di medsos yang beredar, di jelaskan bahwa bahwa oknum guru tersebut melakukan aksinya terhadap seorang siswi di belakang kelas.
BACA JUGA:Heboh, Guru SMP Negeri di Prabumulih Kirim Chat Mesum ke Murid
Dijelaskan bahwa oknum guru meminta oral seks, namun siswi menolak karena tidak berani. Sehingga melakukan blowjob. Bahkan hingga oknum guru tersebut puas dan mengeluarkan sperma.
Korban Speak Up
Bukan itu saja, seseorang yang mengaku keponakan dari oknum guru tersebut, juga speak up di facebook dan mengaku menjadi korban selama bertahun-tahun.
Akun dengan nama Mee Emee menjelaskan bahwa ia menjadi korban dari oknum guru, yang merupakan pamannya sendiri.
BACA JUGA:Heboh Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara, Begini Fakta Sebenarnya
Ia mengaku tinggal bersama dengan oknum guru tersebut dari 2017 sampai dengan 2020. Selama itu ia mengalami tindak kekerasan seksual.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: