Ya Allah,
Teguhkanlah semangat persatuan dan kesatuan dalam diri kami sebagaimana yang telah diwariskan oleh para pemuda pada 28 Oktober 1928. Jadikanlah keberagaman bangsa Indonesia sebagai kekuatan untuk bersama-sama membangun negeri.
Bimbinglah para pemuda Indonesia agar menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, kreatif, inovatif, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ya Allah,
BACA JUGA:Air Cucian Beras Jangan Dibuang, Bisa Dimanfaatkan untuk Kulit Wajah, Rambut dan Tanaman
Bukakanlah kesempatan bagi seluruh pemuda Indonesia untuk belajar, berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi terbaiknya. Jauhkanlah kami dari perpecahan dan segala hal yang dapat melemahkan persatuan bangsa.
Jadikanlah semangat Sumpah Pemuda sebagai kekuatan untuk terus bergerak, bergotong royong, dan membangun Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera.
Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban nar.
Amin ya Rabbal 'alamin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
BACA JUGA:5 Manfaat Rosella untuk Kesehatan: Menurunkan Tekanan Darah hingga Kaya Antioksidan
Teks Sumpah Pemuda Lengkap
Salah satu agenda dalam susunan upacara Sumpah Pemuda 2026 adalah pembacaan teks keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928. Teks tersebut memuat tiga ikrar yang menjadi tonggak persatuan bangsa Indonesia, yaitu satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan.
Berikut teks keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 dengan ejaan yang digunakan dalam naskah yang disajikan.
Kerapatan pemuda-pemuda Indonesia yang diadakan oleh perkumpulan-perkumpulan pemuda Indonesia yang berdasarkan kebangsaan, dengan namanya: Jong Java, Jong Sumatranen Bond (Pemuda Sumatera), Pemuda Indonesia, Sekar Rukun Pasundan, Jong Islamieten Bond, Jong Bataks, Jong Celebes, Pemuda Kaum Betawi, dan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia; membuka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahun 1928 di negeri Jakarta; sesudahnya mendengar pidato-pidato dan pembicaraan yang diadakan dalam kerapatan tadi; sesudahnya menimbang segala isi pidato-pidato dan pembicaraan ini; kerapatan lalu mengambil keputusan:
BACA JUGA:Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Kulit Timun untuk Kesehatan yang Tidak Anda Duga
Pertama, Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.