Ketiga, memastikan manfaat koperasi benar-benar dirasakan masyarakat kecil. Koperasi diharapkan mampu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan membantu menjaga stabilitas harga barang, terutama pada momen tertentu seperti menjelang Lebaran.
Keempat, memperkuat keamanan dan pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan dana. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan dana Koperasi Merah Putih harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan berada dalam pengawasan pihak berwenang.
“Saya tekankan, dana Koperasi Merah Putih ini diawasi ketat oleh Satgas. Jangan sampai ada oknum yang main,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapten Inf Agus Cahyono menjelaskan bahwa peran TNI dalam mendukung KDKMP meliputi membantu pendataan potensi desa secara valid, mendampingi sosialisasi kepada masyarakat di setiap dusun agar warga memahami manfaat koperasi, serta membantu menjaga keamanan dan kondusivitas pelaksanaan program.
BACA JUGA:Sinergi ATR/BPN dan TNI Makin Kuat, Kantah Musi Rawas Ikut Kerja Sama dengan Kodim di Sumsel
Namun, ia menegaskan bahwa TNI tidak masuk dalam struktur kepengurusan koperasi maupun terlibat dalam pengelolaan keuangan.
“Kami tidak masuk dalam struktur pengurus koperasi, tidak mengelola uang. Kami hanya mengawal,” jelasnya.
Melalui rakor tersebut, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam menyusun dan menjalankan program kerja KDKMP Desa Marga Sakti secara terarah, transparan, dan bertanggung jawab.
Kapten Inf Agus Cahyono berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan warga desa.
BACA JUGA:Danrem 044/Garuda Dempo Kunjungi Kodim 0406 Lubuk Linggau, Beri Arahan dan Salurkan Bantuan Sosial
“Mari kita jadikan Koperasi Desa Merah Putih ini benar-benar menjadi lumbung ekonomi desa, bukan jadi papan nama saja,” tutupnya.