BACA JUGA:Anak Kandung di Lahat Mutilasi Ibu, Karena Kesal Tak Diberi Uang untuk Judol
Kalimat yang memaksa atau mengancam, seperti "Akun akan diblokir permanen" atau "Rekening terindikasi mencurigakan", adalah taktik agar korban panik dan tidak berpikir panjang.
4. Menggunakan Identitas Palsu
Meskipun menggunakan logo dan nama bank atau institusi resmi, perhatikan kembali sumber pengirimnya.
5. Dikirim dari Nomor Tidak Resmi
BACA JUGA:Kepala Kantor Pertanahan Musi Rawas Ikuti Sosialisasi Pengukuran Terjadwal BPN Sumsel
Pesan dikirim dari nomor HP pribadi atau alamat email yang tidak menggunakan domain resmi perusahaan.
Dengan mengenali ciri-ciri tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan selalu menjaga kerahasiaan data pribadi serta perbankan agar tidak jatuh ke tangan yang salah.
5 Cara Menjaga Akun Mobile Banking
1. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi
BACA JUGA:8 Rekomendasi Mobil Keluarga Irit BBM, Harga Bekas Mulai Rp90 Jutaan
Ingatlah selalu bahwa informasi penting seperti kode OTP, TAC, Passcode Secure 2u, PIN, CVV/CVC, User ID, dan Password adalah data rahasia.
Bank tidak akan pernah meminta data tersebut. Jangan pernah memberikannya kepada siapapun, meskipun orang tersebut mengaku sebagai petugas bank atau pihak resmi lainnya.
2. Selalu Gunakan Akses Resmi
Pastikan Anda hanya melakukan transaksi melalui situs web atau aplikasi resmi bank. Hindari mengklik tautan (link) yang dikirimkan melalui SMS, WhatsApp, atau email yang tidak Anda kenal.
BACA JUGA:Tanpa Kulkas, Ini Cara Simpan Bahan Makanan Tetap Segar dan Awet
Selalu cek kembali alamat domain website untuk memastikan keasliannya sebelum memasukkan data login.
3. Waspada dan Verifikasi Pesan Masuk
Jika Anda menerima pesan yang meminta tindakan mendesak atau mengancam pemblokiran akun, jangan panik dan jangan langsung mengklik link tersebut.
Luangkan waktu untuk memverifikasi keaslian pesan dengan cara:
BACA JUGA:Ini Pelaku Pencurian Gas yang Terekam CCTV di Tanah Periuk Lubuk Linggau
- Menghubungi Customer Care resmi bank.