• Bersihkan lidah setelah menyikat gigi dengan alat khusus pembersih lidah.
• Gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang masih terselip di sela-sela gigi.
BACA JUGA:Unjuk Bakat Santri, Ponpes Annajiyah Lubuk Linggau Gelar Pentas Seni Muhadoroh Akbar 2026
• Berkumurlah dengan obat kumur yang tidak mengandung alkohol. Obat kumur atau mouthwash yang mengandung alkohol tidak dianjurkan karena justru membuat mulut kering.
2. Konsumsi air minum yang cukup setiap hari
Minum air putih yang cukup dapat meningkatkan produksi air liur sehingga mencegah mulut kering yang dapat menyebabkan bau mulut.
Anda disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas setiap hari, baik di bulan puasa maupun saat tidak berpuasa.
BACA JUGA:Wajib Diketahui, Ini 5 Kebijakan Baru Untuk Pembeli Mobil Bekas dari Luar Tiongkok
Untuk mencukupi asupan cairan di bulan puasa, Anda bisa minum 2 gelas air saat sahur, 2 gelas air saat berbuka, dan 4 gelas air pada malam hari sebelum tidur.
3. Konsumsi buah dan sayur
Tahukah Anda konsumsi buah dan sayur banyak mengandung antioksidan, vitamin, mineral, serta air yang dapat meningkatkan produksi air liur dan mencegah munculnya bau napas tak sedap.
Karena dapat meningkatkan produksi air liur, buah dan sayuran juga baik dikonsumsi untuk mencegah pertumbuhan kuman yang dapat menyebabkan bau mulut.
BACA JUGA:Ini 7 Tips Cegah Vertigo saat Puasa Ramadan 2026, Penting Disimak
Maka dari itu, pastikan ada sayuran, terutama sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, wortel, dan seledri, dalam menu sahur dan berbuka puasa Anda. Selain sayuran, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan, seperti apel, jeruk, melon, semangka, dan nanas.
4. Hindari konsumsi makanan manis dan berbau tajam
Hindari mengkonsumsi makanan beraroma menyengat ketika sahur, misalnya petai, jengkol, atau bawang.