LINGGAUPOS.CO.ID- Menjelang bulan suci Ramadan, informasi mengenai harga pangan banyak dicari oleh masyarakat untuk melihat apakah mengalami kenaikan.
Khusus dalam ulasan ini akan mengulas mengenai harga beberapa bahan pangan di Sumatera Selatan pada Februari 2026.
Seperti diketahui tahun ini bulan suci Ramadan jatuh pada pertengahan bulan Februari, yang mana tinggal menghitung hari masyarakat Muslim akan melaksanakan puasa.
Biasanya bahan pangan utama yang sering dicari selama bulan Ramadan di Indonesia untuk stok sahur dan berbuka meliputi beras, minyak goreng, telur, daging-dagingan, hingga sayur-mayur.
BACA JUGA:Terlibat Tawuran Jelang Ramadan, 5 Remaja di Lubuk Linggau Diamankan, Videonya Viral
Diketahui memasuki bulan Februari 2026 ada beberapa komoditas bahan pangan yang alami kenaikan, khususnya di wilayah provinsi Sumatera Selatan.
Selain alami kenaikan ada beberapa bahan pangan lainnya yang juga alami penurunan berdasarkan pada data yang dilihat baru-baru ini.
Sebagaimana data yang termuat pada Sistem Pemantauan Pasa Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Rabu, 11 Februari 2026 pukul 17.13 WIB dikutip LINGGAUPOS.CO.ID pada Senin, 16 Februari 2026, diketahui ada sejumlah komoditas yang naik.
Berdasarkan data tersebut, komoditas yang naik ialah harga cabai rawit merah, beras premium dan cabai merah besar.
Sementara itu, harga beberapa komoditas seperti bawang putih honan dan daging ayam ras menurun dibanding harga kemarin.
Komoditas cabai merah besar naik paling tinggi Rp1.197 atau 4,72% menjadi Rp42.500 per kilogram (kg). Sedangkan harga bawang putih honan turun paling tajam Rp583 (1,62%) menjadi Rp35.500 per kg.
Berikut LINGGAUPOS.CO.ID telah merangkum ulasan lengkapnya untuk anda, daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Sumatera Selatan, ada cabai, telur, hingga beras.
Daftar Harga 16 Bahan Pangan di Sumatera Selatan
BACA JUGA:Harga Honda HR-V Baru dan Bekas di Indonesia: Lengkap dengan Fitur dan Spesifikasi
Berikut ini daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Sumatera Selatan menurut SP2KP Kemendag. Ada yang naik, turun hingga tetap: