Orang yang murtad dari ajaran Islam saat puasa Ramadan, otomatis akan batal puasanya. Sebab salah satu syarat orang yang berpuasa adalah beriman kepada Allah SWT.
Hal tersebut tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa (QS Al-Baqarah: 183).
BACA JUGA:6 Tradisi Jelang Bulan Ramadan di Indonesia, Dari Dandangan hingga Padusan
Itulah 7 hal yang dapat membatalkan puasa Ramadan. Sebagai seorang muslim, hendaknya memaksimalkan ibadah selama bulan suci Ramadan.
Sebab, selama satu bulan, Allah SWT membuka kesempatan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya.
Selain ketujuh hal tadi, Mujazin menyebut umat Islam hendaknya menjauhi sejumlah pantangan yang berpotensi mengurangi pahala puasa.
“Hendaknya menjauhi gibah atau menggunjing, berkata kotor, ataupun berkelahi agar pahala puasa tidak berkurang,” jelas Mujazin.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI