Maskot utama bernama “Si Juhan”, yang merupakan representasi antropomorfis dari Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) — hewan endemik yang melambangkan ketangguhan, kekuatan, dan kelangkaan yang harus dilindungi.
Badak Jawa (Si Juhan)
Melambangkan pers yang tangguh, teguh pendirian, dan tidak mudah goyah oleh tekanan eksternal. Badak juga merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Baduy di Banten, yang menjunjung nilai luhur, kesederhanaan, dan harmoni dengan alam.
Desain Keseluruhan
BACA JUGA:FKUB Lubuk Linggau Resmikan Rumah Kerukunan Umat Beragama, Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman
Si Juhan digambarkan dengan pose dinamis, sering kali memegang pena atau elemen jurnalistik, sambil mengenakan atribut budaya Banten seperti kain tenun atau aksesoris tradisional.
Warna dominan mencakup hijau (simbol alam dan ketahanan), merah-putih (nasionalisme), serta aksen kuning/emas untuk semangat kemajuan.
Elemen Tambahan
Logo menyertakan tagline “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” serta simbol pers seperti pena, mikrofon, atau layar digital untuk menunjukkan adaptasi era modern.
Download logo HPN di drive.google.com/drive/folders/1WMFfcVRoxCikNDX_DdsAWxxKpB9jQWdn
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID dengan klik LINK INI