Makna Tradisi Ruwahan Jelang Ramadan, Beda Daerah Beda Nama

Rabu 28-01-2026,16:28 WIB
Reporter : Budi Santoso
Editor : Budi Santoso

Rangkaian tradisi ruwahan tersebut ini mengandung makna dan filosofi tentang keimanan pada Tuhan.

Tujuannya agar dalam hidup ini mereka yang tengah hidup di dunia tetap mengingat tentang asal-usulnya yang secara biologis adalah dengan cara menghormati leluhur atau nenek moyang.

Mengingat arwah leluhur sambil memanjatkan doa menjadi inti dari tradisi Ruwahan diwujudkan dengan ziarah kubur di bulan Ruwah.

BACA JUGA:Beredar Isu Reshuffle Kabinet, Probowo Lantik Dewan Energi Nasional

Doa pada ziarah kubur sebagai wujud dari amal yang tidak putus ketika orang telah meninggal, yaitu doanya anak yang soleh.

Sementara makna tradisi Ruwahan sambut Ramadhan yang berupa ritual bersih kampung, slametan, kenduri merupakan manifestasi dari praktek doa bagi semua keluarga dan kerabatnya yang masih hidup.

Yakni dengan wujud silaturahmi, saling memaafkan, dan saling membantu untuk mempersiapkan diri memasuki ibadah puasa Ramadhan dengan rasa yang suci serta penuh suka cita. 

Sementara untuk tradisi megengan (hantaran makanan) di bulan Ruwah umumnya berlangsung 7 hari menjelang Ramadhan.

BACA JUGA:Aliran Dana Narkotika Dikendalikan dari Lapas, Orang Terkaya Asal OKI Jadi Penampung

Tradisi ini tidak hanya untuk menciptakan hubungan kesalehan sosial di masyarakat, namun juga sebagai upaya untuk perputaran perekonomian.

Bahkan sangat mungkin bahwa tradisi megengan ini yang kemudian menciptakan tradisi pasar kaget Ruwahan di beberapa daerah di Jawa.

Ciri Khas Tradisi Megengan Ruwahan di Jawa

Ada beberapa ciri khas dalam tradisi megengan Ruwahan di wilayah Jawa yakni sajian kuliner berupa ketan, kolak, dan apem.

BACA JUGA:Tak Kunjung Keluar Kamar Mandi, Warga Selangit Musi Rawas Ditemukan Tak Bernyawa

Makna dari ketan itu sendiri lengket, sebagai simbol untuk mengeratkan tali silaturahmi.

Makna kolak yang manis bersantan adalah untuk mengajak persaudaraan semakin dewasa dan barokah serta penuh kemanisan.

Sementara makna apem apabila ada saling salah, maka sekiranya bisa saling memaafkan.

Kategori :