Bolehkah Puasa Syawal Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Hukum dan Penjelasan Lengkapnya

Bolehkah Puasa Syawal Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Hukum dan Penjelasan Lengkapnya

Bolehkan Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Puasa Ramadan.--google gemini

LINGGAUPOS.CO.ID- Memasuki bulan syawal, umat Islam dianjurkan untuk melakukan ibadah sunnah puasa syawal kira-kira bagaimana hukumnya jika mengqadha puasa syawal dan ramadan?

Usai menjalani ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amalan dengan menjalankan puasa sunnah di bulan syawal.

Puasa syawal dikerjakan selama enam hari, ibadah sunnah ini memiliki keutamaan besar, bahkan disebut dengan pahala berpuasa sepnajang tahun.

Dengan keutamaannya yang luar biasa tersebut, banyak orang yang berusaha untuk tidak melewatkan amalan setelah Idul Fitri ini.

BACA JUGA:Kapan Batas Akhir Puasa Syawal 2026? Simak Penjelasannya di Sini

Adapun selain harus menjalankan puasa sunnah syawal, tidak sedikit pula yang masih memiliki hutang puasa qadha Ramadan, terutamanya para perempuan.

Tentunya hutang puasa Ramadan ini merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. Lantas, apakah puasa syawal bisa digabung dengan hutang (qodha) puasa Ramadan? Berikut LINGGAUPOS.CO.ID telah merangkum ulasannya untuk Anda.

Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dan Qadha Ramadan 

Terdapat beberapa perbedaan pandangan ulama Fikih, terkait hukum menggabungkan puasa syawal dan qadha Ramadan.

BACA JUGA:6 Manfaat Kesehatan Puasa Syawal Usai Idul Fitri, Jangan Sampai Dilewatkan

Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), boleh-boleh saja menggabungkan niat qadha puasa Ramadan dan puasa sunnah syawal sekaligus.

Namun, jika ingin mendapatkan pahala puasa sunnah syawal dengan sempurna, maka harus mendahulukan qadha terlebih dahulu, lalu dilanjutkan puasa sunnah enam hari di bulan syawal.

Hal ini sebagaimana pendapat Imam Al-Syarqawl dalam karyanya yang bertajuk Hasyiyah Al-Syarqawl yang artinya:

“Bila seseorang berpuasa pada Syawal dengan niat qadha, atau selainnya seperti nazar atau puasa sunah lain, orang tersebut tetap mendapatkan pahala puasa sunnah Syawal. Sebab substansi puasa enam hari di bulan Syawal telah dilaksanakan. Tetapi, dia tidak mendapatkan pahalanya dengan sempurna sesuai kriteria yang dituntut (oleh hadis). Bila ingin mendapat pahala puasa Syawal dengan sempurna, harus dilaksanakan dengan niat khusus puasa enam hari Syawal (tidak digabung dengan yang lain)…”

BACA JUGA:5 Keutamaan Puasa Syawal: Pahala Setara Puasa 1 Tahun, Sudah Tahu?

Sementara itu, jika mengutip dari Buku Kitab Fiqih Sehari-hari karya AR. Shohibul Ulum (2022), Imam Romll berpendapat bahwa menggabungkan puasa Syawal dengan qadha Ramadan, maka akan mendapatkan pahala keduanya bagi yang menjalankannya.

Sedangkan menurut Abu Makhromah, hukum menggabungkan puasa qadha dan Syawal tidak dakan mendapatkan pahala keduanya, bahkan puasa yang dijalaninya menjadi tidak sah.

Sebagian ulama lain menekankan bahwa keutamaan puasa syawal yang dijnajikan tidak sepenuhnya didapat jika niatnya digabung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: