Selama 2025, Suhu di Sumatera Selatan Pernah Mencapai 36.1, Terendah 21.9 Derajat Celsius

Selasa 30-12-2025,10:11 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

Periode musim hujan 2024/2025 tanpa musim kemarau terjadi di beberapa pos hujan, yakni pos hujan Pengandonan dan Baturaja Timur – OKU serta pos hujan Buay Rawan dan Banding Agung – OKU Selatan. 

BACA JUGA:Daftar Mobil Baru Tahun 2026, Didominasi Teknologi Elektrifikasi

Untuk wilayah yang masih mendapatkan musim kemarau, musim hujan 2024/2025 terpanjang terjadi di Lubai – Muara Enim dengan durasi sampai 37 dasarian atau lebih dari 1 tahun. 

Sementara itu, periode musim hujan 2024/2025 terpendek terjadi di pos-pos hujan yang berada di Empat Lawang, yakni Batu Lintang, Pasemah Air Keruh, dan Pendopo Lintang dengan durasi 16 dasarian atau lebih dari 5 bulan.

Musim Kemarau 

Periode musim kemarau terpanjang terjadi di Batu Lintang – Empat Lawang dengan durasi 23 dasarian atau hampir 8 bulan. 

BACA JUGA:Daftar UMK 2026 di Sumatera Selatan, Musi Rawas Peringkat 3 Tertinggi

Adapun periode musim kemarau terpendek dengan durasi 3 dasarian atau 1 bulan terjadi di beberapa pos hujan, yakni Lahat (Kikim Selatan dan Merapi Selatan), Muara Enim (Gunung Megang, Lembak, Lubai), Musi Banyuasin (Sekayu), Musi Rawas (Muara Beliti), dan OKU Timur (Belitang).

Konsentrasi PM (Particulate Matter) di Udara

Konsentrasi PM 2.5 tertinggi yang terjadi selama tahun 2025 sebesar 116.7 µgram/m3 yang terjadi pada 23 Oktober 2025.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI

Kategori :