Apa Itu Malam Nuzulul Quran? Mari Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

Apa Itu Malam Nuzulul Quran? Mari Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

Peristiwa Nuzulul Quran merupakan momen bersejarah dalam Islam, peringatannya pun terjadi di bulan suci Ramadan.-Goggle Gemini-

LINGGAUPOS.CO.ID- Istilah Nuzulul Quran sudah tak asing lagi bagi kita terutama di bulan suci Ramadan ini, lantas apa sebenarnya Malam Nuzulul Quran itu? mari pahami penjelasan berikut.

Peristiwa Nuzulul Quran merupakan momen bersejarah dalam Islam, peringatannya pun terjadi di bulan suci Ramadan.

Seperti mengutip pada buku yang bertajuk “Studi Al-Qur’an” oleh Muhammad Yasir MA dan Ade Jamaruddin MA, Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu Allah SWT berupa Al Quran yang disampaikan kepada Rasulullah SAW.

Wahyu itu disampaikan melalui Malaikat Jibril. Wahyu tersebut pertama kali turun ketika Rasulullah SAW berusia 40 tahun dan berada di Gua Hira, Jabal Nur.

BACA JUGA:Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Catat Amalan yang Dianjurkan

Hal ini sebagaimana diterangkan dalam surat As-Syu’ara ayat 192-195 yang artinya sebagai berikut:

“Dan Al-Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Dia (Al-Qur'an) dibawa turun oleh Al-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. (Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas.”

Tentang Nuzulul Quran

Adapun mengutip pada Jurnal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan judul “Hikmah Penurunan Al-Quran secara berangsur”, dijelaskan bahwa Nuzulul Quran secara bahasa diambil dari kata “Quran” yang berarti bacaan.

BACA JUGA:Idul Fitri 2026 Tidak Sama, Muhammadiyah Salat Id di TOM Lubuk Linggau

Sementara itu secara istilah, Nuzulul Quran adalah cara dan fase turunnya Al-Quran dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW.

Dijelaskan Wahyu turun ketika Rasulullah SAW sedang berkhalwat mengasingkan diri dan berdoa di Gua Hira, Jabal Nur.

Kemudian, Malaikat Jibril mendatangi Nabi SAW ketika sedang tertidur dalam Gua Hira, Ia membawa selembar wahyu sembari berkata “Iqra (bacalah)” kepada Nabi SAW.

Dengan terkejut Rasulullah SAW menjawab, “Saya tidak dapat membaca”. Jibril kemudian mendekap dan berkata, “Bacalah! Dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah. Dan Tuhanmu Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan Pena. Mengajarkan kepada Manusia apa yang belum diketahuinya.” (QS Al-Alaq: 1-5).

BACA JUGA:Lapas Lubuk Linggau Hadirkan Perpustakaan Keliling, Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: