Akibatnya, muncul persepsi keliru yang bisa memperkuat stereotip negatif tentang dunia pesantren.
Sebagai bentuk protes terhadap tayangan tersebut, banyak pengguna medsos yang menyerukan boikot terhadap Trans7 dengan menggunakan tagar #BoikotTrans7 yang kini ramai di berbagai platform.
Di Instagram, akun Santri Melawan turut mengunggah video dengan tulisan tegas: “BOIKOT!!! Trans7 yang telah menghina kiai dan santri.”
BACA JUGA:WJ Laundry Express Lubuk Linggau Buka Lowongan Kerja, Berikut Posisi yang Harus Dipenuhi
Mereka juga menuntut permintaan maaf terbuka serta mengingatkan pentingnya etika media dalam membahas isu keagamaan.
Menanggapi seruan yang kini beredar di medsos, Trans7 melalui akun Instagramnya menuliskan pesan permintaan maaf.
“TRANS7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo,” tulisnya.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI