Pentol Bakso Penyebab Keracunan MBG di Lebong Bengkulu

Kamis 04-09-2025,16:34 WIB
Reporter : Endang Kusmadi
Editor : Endang Kusmadi

LINGGAUPOS.CO.ID – Penyebab keracunan ratusan pelajar di Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu akhirnya diketahui. Sesuai dengan hasil uji laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut hasil uji laboratorium, bakso dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercemar bakteri berbahaya.

Hal ini seperti dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong, Rachman. “Bakso tercemar bakteri, yang lain aman,” jelasnya dikutip Kamis 4 September 2025.

Namun Rachman belum mengungkap jenis bakteri yang ditemukan. Ia menegaskan pihaknya hanya fokus pada pemulihan kesehatan ratusan korban, sementara dugaan kelalaian penyedia MBG ia lempar sepenuhnya ke aparat penegak hukum (APH).

BACA JUGA:80 Pelajar di Pedamaran OKI Keracunan Menu MBG, Pelajar Keluhkan Soto Beraroma Busuk

“Kami fokus pada kesembuhan pasien. Terkait kemungkinan adanya kelalaian dari pihak pengelola MBG, itu kami serahkan sepenuhnya ke APH,” ujarnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebong AKP Darmawel mengatakan dari hasil penelitian yang dilakukan BPOM, keracunan massal itu terjadi karena adanya bakteri dimakanan.

"Kami sudah koordinasikan dengan dinkes untuk menerangkan hasil lab, dan BPOM karena yang bisa menerangkan hasil lab pihak BPOM dan dinkes," kata Darmawel dikutip Kamis 4 September 2025.

Darmawel menjelaskan, dari hasil lab ada kandungan bakteri, dan dari hasil penyelidikan pihaknya tidak menemukan adanya unsur pidana berupa kesengajaan ataupun niat jahat pada program MBG ini.

BACA JUGA:Mie Diduga Penyebab Pelajar Keracunan MBG di Lebong Bengkulu, Program Baru Berjalan

"Untuk asal bakteri ataupun tercemarnya dari apa saja mungkin bisa ditanyakan ke pihak BPOM," jelasnya.

Darmawel mengungkapkan, dari pihak BGN ada SOP maupun juknis dan ada sanksi yang mengatur untuk dapur SPPG yg tidak mematuhi SOP maupun juknisnya. "Untuk sanksinya pihak BGN yang memberikan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, insiden keracunan massal terjadi pada Rabu 27 Agustus 2025 siang. 

Ratusan murid PAUD, SD, hingga SMP di Kecamatan Lebong Sakti, Lebong Tengah, dan Bingin Kuning mendadak muntah-muntah usai menyantap menu bakso, mie, tahu, sayur, dan jeruk. Mereka terpaksa dilarikan ke fasilitas kesehatan karena kondisinya terus melemah.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI 

Kategori :