Kondisi ini sebagian besar terjadi karena adanya patah tulang panggul sehingga kandung kemih tidak terlindungi dengan baik.
4. Histerektomi
Histerektomi peripartum darurat adalah operasi besar, yang hampir selalu dilakukan pada kasus perdarahan hebat dan mengancam jiwa setelah persalinan pervaginam dan CS.
Operasi ini dilakukan darurat dalam 24 jam pertama karena adanya perdarahan vagina yang hebat pasca persalinan pervaginam atau CS.
BACA JUGA:Viral Sagil Bocah SD di Jambi Tertinggi Didunia, Menurut Medis Ini Penyebab dan Sebutannya
5. Implantasi plasenta yang tidak normal, seperti plasenta akreta.
Plasenta akreta adalah kondisi kehamilan serius yang terjadi ketika plasenta tumbuh terlalu dalam ke dinding rahim.
Biasanya, plasenta terlepas dari dinding rahim setelah melahirkan. Dengan plasenta akreta, sebagian atau seluruh plasenta tetap menempel.
Adhesi yang berkembang seiring bertambahnya ketebalan setiap kali operasi caesar baru dilakukan
BACA JUGA:Penting Untuk Calon Ibu Baru, Ini 4 Cara Cegah dan Mengatasi Sakit Gigi Saat Hamil
6. Hernia
Hernia adalah kondisi kesehatan yang terjadi ketika lemak, jaringan, atau bagian dari organ tubuh mendorong melalui titik lemak atau lubang di otot perut atau jaringan ikat.
7. Diastasis recti, ketika otot perut terpisah dan perut menonjol
Diastasis rekti umumnya terjadi pada wanita berusia lebih dari 35, melahirkan bayi yang sangat berat, atau memiliki kehamilan ganda. Ini biasanya tampak tepat setelah melahirkan.
BACA JUGA:7 Cara Merawat Rambut Berwarna, Bisa Dicoba di Rumah, Hasilnya Lebih Sehat
Ini juga terjadi pada pria paruh baya dan lebih tua dengan obesitas abdominal.