Waspada Petugas Gadungan! UPTD SPAM Muratara Imbau Pelanggan Cek Nametag
Kepala UPTD SPAM Kabupaten Muratara, Desy Qomariah, ST., MM,--
LINGGAUPOS CO.ID– Unit Pelaksana Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD SPAM) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas UPTD SPAM Muratara.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar pelanggan tidak menjadi korban tindakan oknum yang mengatasnamakan petugas resmi UPTD SPAM Muratara.
Kepala UPTD SPAM Kabupaten Muratara, Desy Qomariah, ST., MM, menegaskan bahwa setiap petugas resmi UPTD SPAM Muratara telah dilengkapi dengan nametag atau tanda pengenal sebagai pegawai UPTD SPAM Muratara.
Nametag tersebut menjadi salah satu identitas yang dapat digunakan pelanggan untuk memastikan bahwa petugas yang datang ke rumah atau lokasi pelanggan memang merupakan petugas resmi.
BACA JUGA:UPT SPAM Muratara Mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
Desy menjelaskan, petugas UPTD SPAM Muratara dalam menjalankan tugas di lapangan dapat mendatangi pelanggan untuk berbagai keperluan, seperti melakukan pengecekan, penagihan maupun perbaikan yang berkaitan dengan pelayanan SPAM.
Karena itu, pelanggan diminta tidak langsung menerima atau mempercayai pihak yang mengaku sebagai petugas UPTD SPAM Muratara sebelum memastikan identitasnya.
“Petugas kami dilengkapi dengan nametag tanda pegawai UPTD SPAM Muratara. Jika ada petugas yang datang untuk melakukan pengecekan, penagihan maupun perbaikan tanpa memberikan bukti nametag pegawai UPTD SPAM Muratara, mohon jangan dihiraukan,” kata Desy, Rabu 7 Oktober 2026.
Menurutnya, langkah sederhana dengan meminta petugas menunjukkan nametag dapat membantu pelanggan memastikan identitas petugas yang datang.
BACA JUGA:UPT SPAM Muratara Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air Bersih, Berlaku Mulai Agustus 2026
Pelanggan juga diminta lebih berhati-hati apabila ada pihak yang datang secara tiba-tiba dan mengaku sebagai petugas UPTD SPAM Muratara, namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi sebagai pegawai.
Desy menegaskan, apabila pihak yang datang tidak mampu menunjukkan nametag atau identitas resmi, pelanggan sebaiknya tidak menghiraukan maupun melayani pihak tersebut.
Hal ini penting dilakukan untuk mencegah terjadinya berbagai kemungkinan yang dapat merugikan pelanggan. Terlebih, aktivitas pengecekan, penagihan maupun perbaikan yang mengatasnamakan UPTD SPAM Muratara harus dilakukan oleh petugas yang memiliki identitas resmi.
“Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, maka kami tidak bertanggung jawab,” tegas Desy.
BACA JUGA:UPTD SPAM Muratara Tingkatkan Pelayanan Air Bersih untuk 6.000 Pelanggan, Perbaikan Jaringan Terus Dikebut
Selain memastikan identitas petugas, UPT SPAM Muratara juga meminta pelanggan segera menyampaikan laporan apabila menemukan adanya pihak yang mencurigakan atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan dengan mengatasnamakan UPTD SPAM Muratara.
Laporan dari masyarakat dinilai penting agar pihak UPTD SPAM Muratara dapat mengetahui apabila terdapat oknum yang mencoba memanfaatkan nama institusi untuk kepentingan tertentu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: