Didemo Belasan Massa, Kepala Bappeda Musi Rawas Ichsanuddin: Dicopot Pun Alhamdulillah

Didemo Belasan Massa, Kepala Bappeda Musi Rawas Ichsanuddin: Dicopot Pun Alhamdulillah

11 pemuda GPPR 11 demo Bappeda Musi Rawas 1 Oktober 2026 desak Kaban dan Sekban dicopot soroti anggaran 2024-2026 Kepala Bappeda Ichsanuddin jawab Alhamdulillah bersyukur jika dicopot kutip QS Al-Fajr 27-30 anggaran sudah audit BPK--

LINGGAUPOS.CO.ID - Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas didatangi belasan pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Pro Rakyat 11 (GPPR 11), Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam aksinya, massa menyoroti transparansi pengelolaan anggaran di Bappeda Musi Rawas. Mereka meminta Bupati Musi Rawas mencopot Kepala Bappeda dan Sekretaris Bappeda karena dianggap tidak terbuka dalam pengelolaan keuangan instansi.

Orator aksi, M Rifai, menegaskan pihaknya mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Kaban dan Sekban Bappeda Mura.

"Kalau Kaban dan Sekban tidak sanggup bekerja secara transparan, lebih baik mundur. Kami minta Bupati mengevaluasi kinerja mereka," tegas Rifai dalam orasinya, Kamis, 1 Oktober 2026.

BACA JUGA:Kurir Bawa 51,53 Gram Sabu Ditangkap di Rawas Ulu, Polres Muratara Sita Honda CRF Hijau

Menurutnya, ada indikasi kejanggalan dalam penggunaan anggaran di Bappeda, mulai dari tahun anggaran 2024, 2025, hingga 2026. Kinerja pimpinan Bappeda dinilai tertutup dan tidak akuntabel.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Bappeda Musi Rawas Ichsanuddin menyatakan kewenangan pencopotan jabatan berada di tangan Bupati dan Sekda. 

Dirinya hanya menjalankan amanah penugasan dari Bupati. "Silakan sampaikan tuntutan pencopotan itu kepada Bupati dan Sekda. Saya ditempatkan sebagai Kaban atas penunjukan Bupati," tantang Ichsanuddin.

Ia bahkan mengaku legawa jika harus dilepas dari jabatan tersebut."Kalau saya dicopot dari Kaban Bappeda, saya ucapkan Alhamdulillah, saya bersyukur," ucapnya.

BACA JUGA:Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lapas Narkotika Muara Beliti Teguhkan Komitmen Pengabdian

Ichsanuddin kemudian mengutip terjemahan QS Al-Fajr ayat 27-30: Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku.

"Bagaimana saya bisa menjadi jiwa yang tenang dan masuk surga Allah kalau menjabat Kaban ini hati saya tidak tenang," katanya.

Ia menegaskan, jabatan sebagai Kepala Bappeda adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat.

Terkait desakan audit ulang anggaran 2024 dan 2025, Ichsanuddin menjelaskan seluruh realisasi fisik dan keuangan telah melalui mekanisme resmi, yakni audit BPK, Inspektorat, dan tercantum dalam LKPJ Bupati Musi Rawas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait