Lubang Diduga Penyebab Tabrakan Bus ALS di Jalinsum Muratara, Herman Deru: Cuma 2 Centimeter
Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebut, hasil pengecekan di lapangan, lubang yang menjadi penyebab tabrakan Bus ALS di Jalinsum Muratara hanya 2 Centimeter--
LINGGAUPOS.CO.ID – Salah satu faktor penyebab terjadinya tabrakan Bus ALS di Jalinsum Musi Rawas Utara diduga karena kendaran menghindari lubang.
Namun dari hasil pengecekan di lapangan, lubang yang berada di Jalan Lintas Negara itu kedalamannya hanya 2 Centimeter.
Tabrakan Bus ALS dengan truk tangki minyak tersebut terjadi Rabu, 6 Mei 2026 di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara.
“Saya dengar dari Dirlantas mereka sedang cek. Kalau dikatakan menghindari lobang. Sudah diukurnya hanya 2 Centimeter (cm),” kata Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Jumat, 8 Mei 2026 usai meresmikan Jembatan Temelat Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas.
BACA JUGA:Diangkut Pakai Helikopter, Korban Selamat Bus ALS dengan Truk Tangki Dibawa ke Palembang
Dikatakan Herman Deru, banyak faktor penyebab kecelakaan lalu lintas Bus ALS 346 dengan truk tangki minyak PT Seleraya Merangin Dua (SRMD).
Misalnya saat kejadian, sopir Bus ALS terlelap mata sebentar atau Microsleep sehingga bisa berakibat fatal.
Saat ini kata Herman Deru, banyak tim teknis yang turun ke lapangan dan mendengarkan keterangan saksi saat kejadian.
Bahkan Dirjen Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Republik Indonesia datang langsung ke Kabupaten Muratara melihat kondisi jalan di lapangan.
BACA JUGA:Korban Tewas Jadi 17, Insiden Tabrakan Bus ALS dengan Truk Tangki di Muratara
“Hari ini, Dirjen PUBM menuju lokasi. Apapun yang ada di lapangan diperbaiki. Karena itu (TKP Kecelakaan) jalan nasional,” jelas Herman Deru.
Soal truk tangki minyak yang melintas di jalan umum atau Negara, Herman Deru menegaskan tidak ada larangan. Yang dilarang saat ini hanya truk yang mengangkut batubara.
Pelarangan truk selain angkutan batu bara hanya pada kelebihan timbangan (Overload).
Herman Deru menghimbau kepada seluruh pengguna jalan tetap memperhatikan keselamatan dalam berkendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: