SMPIT PGRI Lubuk Linggau Adakan Pesantren Kilat Ramadan, Tanam Karakter Islami pada Murid

SMPIT PGRI Lubuk Linggau Adakan Pesantren Kilat Ramadan, Tanam Karakter Islami pada Murid

SMPIT PGRI Lubuk Linggau gelar Pesantren Kilat Ramadan mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum Membentuk Generasi Qur’an yang Berakhlak Mulia”--

LINGGAUPOS.CO.ID- Mengisi bulan suci Ramadan dengan perbanyak kegiatan keagamaan, SMPIT PGRI Lubuk Linggau gelar Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan pesantren kilat di SMPIT PGRI Lubuk Linggau telah berlangsung sejak Senin, 9 Maret 2026 akan berjalan selama 4 hari.

Dengan mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum Membentuk Generasi Qur’an yang Berakhlak Mulia” kegiatan ini pun bertujuan untuk lebih menanamkan karakter islami pada murid.

Siswa-siswi SMPIT PGRI Lubuk Linggau begitu antusias mengikuti rangkaian kegiatan pesantren kilat mulai dari kultum hingga murojaah Al Quran.

BACA JUGA:Puasa Ramadan Tanpa Sahur karena Kesiangan, Apakah Tetap Sah? Ini Penjelasannya

SMPIT PGRI Lubuk Linggau sendiri beralamatkan di Jalan Kenanga I, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan, tepat di samping Gedung Guru Lubuk Linggau.

Kepala SMPIT PGRI Lubuk Linggau Widiono, S.Pd mengungkapkan, selama bulan Ramadan kegiatan di sekolahnya itu berfokus pada keagamaan islami.

Dikatakannya, jam pembelajaran di bulan suci Ramadan juga berkurang banyak, jika di hari biasa siswa akan pulang pukul 14:00 WIB khusus di bulan puasa dipulangkan pada pukul 11:00 WIB.

“Salah satu kegiatan yang kami adakan di bulan Ramadan ini adalah Pesantren Kilat yang berdurasi selama 4 hari mulai dari Senin hingga Kamis 12 Maret 2026,” ujarnya kepada LINGGAUPOS.CO.ID pada Rabu, 11 Maret 2026.

BACA JUGA:Inilah 7 Rekomendasi Menu Sahur Sehat agar Tubuh Tetap Bertenaga Saat Puasa Ramadan, Ini Tipsnya

Lebih lanjut Widiono menjelaskan, kegiatan pesantren kilat diisi dengan kultum yakni ceramah agama islam yang disampaikan secara singkat, padat dan bermakna.

Materi kultum diisi oleh guru SMPIT PGRI sendiri, dikatakannya, setiap hari peserta didik akan mendapati materi dan pengisi materi yang berbeda-beda.

“Selanjutnya, oleh murid kami materi atau kultum yang disampaikan itu dijadikan sebuah tulisan berupa kesimpulan yang mereka tulis di buku catatan masing-masing,” sambungnya.

Ia menambahkan, setelah mendengarkan kultum, sebelum pulang anak-anak akan melakukan murojaah bersama, mengaji al quran bersama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait