BSI KCP Muara Beliti Resmi Launching Program Pemberdayaan Pesantren di Ponpes Darul Ulum Al-Fatah
Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, Manager Area Bengkulu, Anton Budiono, Branch Manager BSI KCP Muara Beliti, Indra Rizki foto bersama usai menyerahkan bantuan BSI Maslahat ke Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah Desa Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Ka--
LINGGAUPOS.CO.ID- Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Muara Beliti terus memperkuat perannya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis keumatan.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Launching Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Bebek Petelur.

Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, Manager Area Bengkulu, Anton Budiono, Branch Manager BSI KCP Muara Beliti, Indra Rizki saat menggunting pita tanda di Launching Program Pemberdayaan Pesantren BSI Usaha Bebek Petelur ke Pondok Pesantren Darul Ulum A--
Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Al-Fatah Desa Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Kamis 29 Januari 2026.
Branch Manager Bank Syariah Indonesia KCP Muara Beliti Indra Rizki menjelaskan program pemberdayaan ini merupakan hasil kolaborasi BSI dengan BSI Maslahat melalui pemanfaatan dana Zakat Karyawan BSI.

Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, Manager Area Bengkulu, Anton Budiono, Branch Manager BSI KCP Muara Beliti, Indra Rizki foto bersama usai menyerahkan bantuan BSI Maslahat ke Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah Desa Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Ka--
"Untuk bantuan BSI Maslahat ke Ponpes Darul Ulum Al Fatah ini sebesar Rp 640 juta guna pembangunan usaha bebek petelur,"katanya.
Dikatakannya, Inisiatif tersebut bertujuan untuk mendukung pengembangan unit usaha produktif di lingkungan pesantren, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi pesantren agar mampu mandiri dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Harga Emas Meroket, BSI Manfaatkan BYOND untuk Perluas Layanan Bank Emas
"Melalui program usaha bebek petelur ini, Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah diharapkan dapat mengembangkan sektor usaha agribisnis yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan berjangka panjang,"ungkapnya.
Lanjutnya, selain menjadi sumber pendapatan pesantren, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang kerja serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Indra Rizki menegaskan bahwa pemberdayaan pesantren merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekonomi syariah yang inklusif dan berkeadilan.
Menurutnya, pesantren dinilai memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat penggerak ekonomi umat.
BACA JUGA:Edukasi Keuangan Syariah, BSI Berbagi Pengetahuan di Lapas Narkotika Muara Beliti
“Kami berharap program ini dapat dikelola secara optimal oleh Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fatah sehingga memberikan keberkahan, meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, BSI KCP Muara Beliti berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat luas dalam upaya memajukan perekonomian Kabupaten Musi Rawas.
Berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi akan terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata BSI terhadap pembangunan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
