Pemkot Lubuk Linggau Bersama Pengembang Indonesia MLM Lakukan Peletakkan Batu Pertama Bantuan RTLH 2025

Pemkot Lubuk Linggau Bersama Pengembang Indonesia MLM Lakukan Peletakkan Batu Pertama Bantuan RTLH 2025

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat foto bersama usai meresmikan sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025, Selasa 30 September 2025.-foto: agungperdana.linggaupos.co.id-

LINGGAUPOS.CO.ID – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, bersama Ketua Pengembang Indonesia (PI) Musi Rawas, Lubuk Linggau, Muratara (MLM), Andi Faisal meresmikan sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025. 

Kegiatan ini berlangsung di kediaman Almarhum Johan S dan Herman, Jalan Moneng Depati RT 2, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, Selasa 30 September 2025.

Program RTLH merupakan bagian dari program nasional tiga juta rumah yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. 

Dalam kesempatan tersebut, dua rumah mendapat bantuan rehab, masing-masing rumah almarhum Johan S melalui dana CSR dan rumah Herman yang dibiayai Pemkot Lubuk Linggau.

BACA JUGA:Wali Kota Lubuk Linggau Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan RTLH Tahun 2025, Ini Targetnya

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung program tersebut.

“Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemkot Lubuk Linggau melalui Dinas Perkim Lubuk Linggau bersama Forum CSR Pengembang Indonesia MLM,” katanya.

Dikatakannya, Tahun 2025, sebanyak 76 unit rumah akan dibedah sebagai langkah nyata mewujudkan misi Linggau Juara, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan rumah tidak layak huni. 

"Dari total 740 unit RTLH di Lubuk Linggau, bantuan untuk 76 unit akan direalisasikan tahun ini, dan ditargetkan meningkat menjadi 150 unit pada 2026,"ungkapnya. 

BACA JUGA:Prioritaskan Rumah Milik Keluarga Stunting, Disperkim Lubuklinggau Tahun ini Hanya Bedah 10 RTLH

Kemudian, dengan dukungan Forum CSR Pengembang Indonesia, ditargetkan pada 2030 tidak ada lagi rumah tidak layak huni di kota Lubuk Linggau.

“Terima kasih kepada para Pengembang Indonesia MLM yang telah membantu program ini sehingga berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ketua Pengembang Indonesia MLM, Andi Faisal, menegaskan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat. Kami turut berkontribusi dengan bantuan sebesar Rp50 juta,” katanya.

BACA JUGA:Kolaborasi Rehab RTLH Penyandang Disabilitas

Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Kamaludin; Kepala Dinas Perkim Lubuk Linggau, Febrio Fadilah; Kepala Dinas PUPR Achmad Asril Asri; Kepala Bappedalitbang H Emra Endi Kesuma; serta Kabag Prokopim Taufik Hidayat.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di platform media sosial di LINK INI 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait