Ini Tuntutan Mahasiswa Saat Demo di DPRD Lubuk Linggau, Minta Anggota DPR Bertobat

Ini Tuntutan Mahasiswa Saat Demo di DPRD Lubuk Linggau, Minta Anggota DPR Bertobat

Aksi mahasiswa di DPRD Lubuk Linggau, Senin 1 September 2025--

LINGGAUPOS.CO.ID – Gabungan mahasiswa melakukan aksi di DPRD Lubuk Linggau, Senin 1 September 2025. Dalam aksi tersebut mereka meminta agar anggota DPR bertobat.

Redi, dari HMI mengatakan mereka menuntut disahkannya Undang-undang perampasan asset dan meminta semua anggota DPR bertobat, karena kejadian ini Adalah ulah dari anggota DPR.

"Untuk aksi lainnya akan kami pertimbangkan lagi dan jika tidak ditindaklanjuti maka ada aksi besar-besaran jilid dua. Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan lancar walaupun tadi sedikit walaupun ada percikan-percikan sedikit," katanya, Redi.

Diakuinya aksi ini, terkait masalah ojol yang tewas di yang terlindas oleh mobil Brimob dan isu-isu nasional, soal kebjakan-kebijakan yang tidak masuk akal dan memberatkan rakyat.

BACA JUGA:5 Pelajar SMK di Lubuk Linggau Sempat Diamankan, Bawa Batu dan Cairan Gatal ke DPRD

“Kami yang membayar pajak untuk menggaji mereka,  tapi tunjangan dan gaji mereka sudah cukup besar. Karena itu kami meminta kepada Presiden Prabowo untuk menurunkan gaji dan tujangan,” mereka tegasnya.

Kemudian dari Firmansyah dari Permahi, memohon untuk masyarakat luas untuk membantu mengawal tuntan mereka ini, yang salah satunya meminta kepada DPRD menyampaikan ke DPR RI pembentukan tim investigasi independen yang melibatkan aktivis HAM, LPSK dan masyarakat umum.

Senada ditambahkan, Neka dari HMI, aksi ini merupakan keresahan sama-sama karena ekonomi semakin naik, tapi tunjangan DPR semakin naik. Dan inflasi semakin naik apalagi tunjangan DPR semakin tinggi.

“Kemudian, dari data yang terbaru DPR tidak membayar pajak dan ditanggung oleh negara sedangkan masyarakat sedangkan rakyat hari ini bahu membahu dengan ekonomi saat ini masih membayar pajak maka sekarang ini dapat kabar bahwa anggaran daerah dikurangi sehingga kepala daerah menjerit sehingga terjadilah penaikan PBB,” tegasnya.

BACA JUGA:Komunitas Ojol dan Pemkot Lubuk Linggau Kirim Doa untuk Affan Kurniawan

Mereka juga mengucapkan terimakasih karena Ketua DPRD Lubuk Linggau dan Kapolres Lubuk Linggau sudah menemui dan mendengarkan aspirasi mereka.

Sementara itu, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adhitia Bagus Arjunadi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas di kota Lubuk Linggau. 

"Kami berharap kondisi ini tetap kondusif dan diharapkan juga dari masyarakat, kita bisa menjaga wilayah kita. Jangan sampai wilayah kita Lubuk Linggauyang sudah aman dan damai ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan situasi," kata Kapolres. 

Selain itu pihaknya juga tetap memantau situasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) mulai dari pagi, siang, sore dan malam. Pelaksanaan tersebut menurutnya dilakukan dengan patroli skala besar. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait