Hampir Sebulan Hilang, Jemaah Haji Embarkasi Palembang Belum Juga Ditemukan

Hampir Sebulan Hilang, Jemaah Haji Embarkasi Palembang Belum Juga Ditemukan

Hampir Sebulan Hilang, Jemaah Haji Embarkasi Palembang Belum Juga Ditemukan--ilustrasi

LINGGAUPOS.CO.ID – Sudah hampir sebulan, jemaah haji dari Kloter 19 Palembang hilang di Mekkah, hingga saat ini belum juga ditemukan.

Jemaah haji tersebut adalah Nurimah, yang diberangkatkan dari Palembang pada 25 Mei 2025 pukul 17.25 WIB. 

Namun setelah 3 hari tiba di Mekkah, Nurimah yang menginap Hotel 614, Sektor 6, terpisah dari rombongan dan hilang. 

Hingga saat ini, Nurimah belum juga ditemukan kendati dilakukan pencarian terus menerus. Padahal 6 Juli 2025 dijawalkan ia harus sudah pulang ke tanah air dari Jeddah.

BACA JUGA:Bolehkah Umat Muslim Merayakan Tahun Baru Islam, Begini Hukumnya

 “Beliau dilaporkan terpisah dari rombongan sekitar tiga hari setelah tiba di Makkah,” ujar Kabid Linjam PPIH Arab Saudi Harun Ar Rasyid.

Selain Nurimah, ada juga jemaah lainnya yang sudah hampir sebulan hilang, yakni Sukardi dari SUB 79 yang menginap di Hotel 813, Sektor 8. 

Sukardi yang diinformasikan berasal dari Malang, dilaporkan belum kembali ke kloter sekitar dua hari setelah tiba. 

Serta terakhir, Bapak Hasbullah dari kloter BDJ 07 yang tinggal di Hotel 709, Sektor 7. Diketahui meninggalkan hotel sekitar pukul 03.00 dini hari, Minggu, 22 Juni 2025.

BACA JUGA:Keluarga Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal dan Kecelakaan Dapatkan Asuransi, Ini Cara Klaimnya

Berkaitan dengan kasus ini, PPIH Arab Saudi membentuk dua tim pencarian khusus dan melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian Arab Saudi serta KJRI Jeddah, untuk menelusuri keberadaan mereka.

Harun Ar Rasyid menjelaskan, hingga hari ini, pihaknya masih menelusuri keberadaan para jamaah tersebut melalui koordinasi lintas sektor dan kerja sama dengan otoritas Arab Saudi.

Harun menjelaskan bahwa PPIH telah membentuk dua tim pencarian khusus, yaitu Tim A dan Tim B, untuk menelusuri rumah sakit-rumah sakit di Makkah dan Jeddah, termasuk berkoordinasi dengan KKHI, Konsulat Jenderal RI, dan unsur kesehatan haji.

“Kami juga menyisir hotel-hotel di sekitar Makkah, termasuk hotel yang sudah ditinggalkan jamaah karena telah kembali ke Tanah Air maupun menuju Madinah. Sayangnya, sampai saat ini kami belum menemukan titik terang,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait