Berdoa Minta Hujan, MIT Ummi Lubuk Linggau Ajak Ratusan Murid Salat Istiqsa
Guru dan murid MIT Ummi Lubuk Linggau langsungkan sholat Istiqsa di halaman sekolah, Selasa 1 September 2026--
LINGGAUPOS.CO.ID - Ratusan siswa dan guru Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Ummi Lubuk Linggau menggelar salat Istiqsa berjamaah di halaman sekolah pada Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan salat Istiqsa dimulai pukul 07.30 WIB diikuti dengan khusyuk oleh seluruh murid dari kelas satu hingga kelas enam.
Dengan menggelar salat Istiqsa, pihak sekolah mengajak murid-murid maupun guru untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan.
Seperti diketahui, saat ini diberbagai wilayah Indonesia tengah mengalami musim kemarau, termasuk Lubuk Linggau sudah lama tidak turun hujan.
BACA JUGA:Peringatan Maulid Nabi di SD Negeri 42 Lubuk Linggau Diwarnai Sholat Istisqa Bersama
Mendapati situasi sekarang, MIT Ummi Lubuk Linggau berdoa bersama dengan menggelar salat Istiqsa untuk meminta hujan.
Disamping itu, melalui kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan tata cara salat sunnah yang jarang dilakukan serta mengajarkan pentingnya mendekatkan diri dan berdoa kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan.
Kepala MIT Ummi Lubuk Linggau Eko Priyanto, S.Pd.I kepada LINGGAUPOS.CO.ID mengungkapkan, kegiatan salat Istiqsa di sekolahnya itu diikuti dengan antusias oleh murid maupun guru.
“Alhamdulillah, antusias siswa dan guru sangat tinggi karena mempunyai tujuan yang sama yaitu agar turunnya hujan yang dapat memberikan keberkahan untuk kita semua,” terangnya pada Rabu, 2 September 2026.
BACA JUGA:SMPIT PGRI Lubuk Linggau Peringati Maulid Nabi 1448 H, Ajak Siswa Cinta Rasul Bijak Bergaul
Dikatakan Eko, salat Istiqsa itupun berjalan dengan khusyuk dan aman. Dalam kesempatan ini, Imam dan Khotib salat Istiqsa di MIT Ummi Lubuk Linggau dipercayakan kepada Abi Sabturia Kori’a, S,Pd.I
Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan untuk memohon diturunkannya hujan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter bagi para siswa.
Menurutnya, melalui pelaksanaan salat Istiqsa, sekolah ingin menanamkan rasa empati, kepedulian terhadap lingkungan serta ketergantungan manusia kepada Allah SWT sejak dini.
Respon positif turut datang dari para orang tua murid. Banyak dari mereka yang mendukung penuh inisiatif sekolah dalam melibatkan anak-anak pada aksi sosial dan keagamaan seperti ini, mengingat dampak kemarau dan cuaca panas belakangan ini mulai menganggu kenyamanna aktivitas harian masyarakat, khususnya Lubuk Linggau.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: