Tips Memilih Oli Motor yang Tidak Cepat Menguap di Tengah Cuaca Terik Panas Saat ini di Sumatera

Tips Memilih Oli Motor yang Tidak Cepat Menguap di Tengah Cuaca Terik Panas Saat ini di Sumatera

Tips Memilih Oli Motor yang Tidak Cepat Menguap di Tengah Cuaca Terik Panas Saat ini di Sumatera--

LINGGAUPOS.CO.ID - Cuaca panas ekstrem sedang melanda Sumatera. Data BMKG mencatat suhu maksimum harian di Medan tembus 36 derajat Celsius pada periode 24-25 Maret 2026, sementara untuk wilayah Sumatera Selatan suhu maksimum masih di kisaran 32 hingga 34 derajat Celsius namun terasa lebih gerah akibat kelembapan tinggi.

BMKG juga memprediksi Sumatera bagian selatan menjadi salah satu wilayah dengan suhu rata-rata tahunan di atas 28°C di tahun 2026. 

Kondisi ini berdampak langsung ke mesin motor. Suhu lingkungan yang tinggi membuat oli mesin lebih mudah menguap dan menipis, sehingga volume bisa berkurang drastis jika tidak dipantau berkala. 

Lalu, bagaimana cara memilih oli yang tahan penguapan? Simak tips dari para ahli berikut.

BACA JUGA:Penyebab Mobil Diesel Hilang Tenaga di Tanjakan dan Cara Mengatasi Filter Solar Tersumbat

1. Pilih Kekentalan (Viskositas) yang Lebih Tinggi

Ini tips paling dasar dari bengkel. Kepala Mekanik Zenal menyarankan:

"Motor yang digunakan harian biasanya saya sarankan untuk menggunakan oli mesin yang lebih kental. Oli mesin yang lebih kental itu lebih tahan gempuran panas, sehingga kalau digunakan perjalanan jarak jauh minim penguapan." 

Untuk iklim tropis Sumatera yang cenderung panas, spesifikasi SAE 10W-40 atau 15W-40 untuk motor standar, dan 10W-50 / 15W-50 / 20W-50 untuk motor harian jarak jauh dan ojek online sangat direkomendasikan.

BACA JUGA:Cara Mengatasi Lampu Depan Mobil Kurang Redup saat Menembus Jalan Gelap dan Berdebu

Angka di belakang 'W' yang lebih besar berarti oli tetap stabil saat mesin bekerja keras atau suhu lingkungan panas. Oli dengan SAE 10W-40 mampu menjaga kestabilan pelumasan pada suhu tinggi dan mencegah oli menjadi terlalu encer. 

2. Wajib Pilih Full Synthetic, Bukan Mineral

Menurut Roy Ardiansyah, Supervisor PT Cahaya Kinetic Indonesia distributor oli Ravenol:

"Oli yang bahan dasarnya full sintetik itu punya base oil yang bagus sehingga minim penguapan." 

BACA JUGA:5 Komponen Kelistrikan Mobil Diesel yang Wajib Diperiksa Sebelum Menempuh Perjalanan Malam Lintas Sumatera

Penjelasan teknisnya: oli sintetis lebih stabil pada temperatur tinggi (less volatile) sehingga kadar penguapan rendah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: