Menjaga dari Ujung Dusun IV Muara Tiku: Perjalanan Feri Memastikan JKN Menjangkau Suku Anak Dalam

Menjaga dari Ujung Dusun IV Muara Tiku: Perjalanan Feri Memastikan JKN Menjangkau Suku Anak Dalam

Perjalanan Feri Memastikan JKN menjangkau Dusun IV Desa Muara Tiku, Muratara--

LINGGAUPOS.CO.ID - Jalan menuju Dusun IV Muara Tiku perlahan menjauhkan Feri dari hiruk-pikuk pusat permukiman. Di hadapannya, perjalanan menuju masyarakat Suku Anak Dalam masih terbentang. Bukan sekadar perjalanan menuju sebuah wilayah, melainkan perjalanan untuk memastikan informasi dan perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak berhenti di tempat-tempat yang mudah dijangkau.

Pagi itu, 6 Juli 2026 matahari belum sepenuhnya menampakkan wajah ke bumi, namun Feri Saputra pria usia 30 tahun ini beserta 3 rekan lainnya sudah bersiap mengarungi perjalanan tak biasa untuk kesekian kalinya.

Tidak ada istilah jauh, enggan dan tak terbiasa bagi Feri, kedatangannya menuju salah satu dusun yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membawa sesuatu yang tak selalu terlihat: pengetahuan tentang hak atas layanan kesehatan.

Hari itu, Feri yang merupakan kepala bagian SDM Umum dan Komunikasi BPJS Cabang Kota Lubuk Linggau beserta tim mengunjungi daerah tetangga, Dusun IV Desa Muara Tiku Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA:PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

Perjalanan Feri dari Kota Lubuk Linggau menuju Dusun IV Desa Muara Tiku di Kecamatan Karang Jaya, membutuhkan waktu yang tidak sebentar, menembus rimba serta akses ke dusun yang hanya bisa dikunjungi melewati jembatan yang tidak bisa diakses mobil.

Demi mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional untuk semua lapisan masyarakat, memastikan bahwa masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan tetap mengetahui bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran JKN benar-benar sampai ke masyarakat, seluruh lapisan masyarakat yang harus tersentuh dengan JKN," ungkap Feri.

Terlebih, lanjutnya, di Dusun IV Desa Muara Tiku terdapat kelompok komunitas warga Suku Anak Dalam namun saat ini telah bermukim secara menetap dan berdampingan.

BACA JUGA:Menteri Nusron Ajak PWNU dan PCNU Se-Aceh Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf

Di tempat yang tidak bisa diakses oleh mobil ambulans tersebut, Feri membawa misi memastikan agar masyarakat disana tidak tertinggal dalam mendapatkan perlindungan kesehatan yang setara, pelayanan kesehatan yang sama.

Feri paham betul, perjalanannya kali ini membuktikan komitmen dari JKN (BPJS Kesehatan) dalam menghadirkan kemudahan akses layanan kesehatan nasional bagi seluruh lapisan masyarakat. 

"Kami hadir di sana, mengobrol langsung dengan kadus, masyarakat, mendengarkan langsung masyarakat di sana," terangnya.

Tentu saja, kata Feri, masalah kesehatan diselimuti istilah "orang miskin dilarang sakit" juga menghantui masyarakat di sana.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: