Begini Haru Warga Desa Suro Saat Dapat Air Bersih dari Polres Musi Rawas

Begini Haru Warga Desa Suro Saat Dapat Air Bersih dari Polres Musi Rawas

Anak-anak sekolah antusias saat petugas Polres Musi Rawas memberikan air ke sekolah mereka--

LINGGAUPOS.CO.ID - Pukul 09.00 WIB, Kamis 27 Agustus 2026, suara deru mobil tangki air memecah kesunyian di Desa Suro, Muara Beliti. Bukan suara biasa. Bagi warga di sana, itu adalah suara harapan di tengah sumur-sumur yang telah mengering berminggu-minggu.

Sejak pagi, pemandangan mengharukan sudah terlihat. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak berdiri rapi di depan rumah. Di tangan mereka bukan tas belanja, melainkan gentong, ember cat, hingga jeriken bekas yang sudah menanti berhari-hari.

Mereka menanti bantuan air bersih yang dijanjikan Polres Musi Rawas.

Kekeringan musim kemarau tahun ini memang memukul Desa Suro. Air untuk wudhu di Masjid Annur menipis, aktivitas di TK Azzahrah dan SD Muhammadiyah terganggu, bahkan untuk masak dan minum pun warga harus menghemat sehemat-hematnya.

BACA JUGA:Menembus Ombak, Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara

Air Datang, Wajah-wajah Lega Terlihat

Begitu armada tangki berhenti, personel Polres Musi Rawas yang dipimpin Kasat Samapta AKP Dhenny Satriya, S.H., M.H. bersama Kapolsek Muara Beliti Iptu Miming Wijaya, S.H. langsung bergerak cepat. Selang besar ditarik, air jernih mengalir deras mengisi satu per satu wadah warga.

Tidak ada rebutan. Warga justru saling membantu. Yang embernya sudah penuh, membantu tetangga yang sudah sepuh mengangkat gentongnya.

"Kami bersyukur sekali. Sudah hampir dua minggu sumur di rumah kering. Mau wudhu, mau masak susah. Terima kasih Polres Mura, akhirnya bisa dapat air gratis," ucap seorang ibu sambil tersenyum lega menggendong ember di kepalanya.

BACA JUGA:Hadir Serentak di 131 Lokasi dengan Penawaran Menarik, BRI KKB National Expo Torehkan Rekor MURI

Bukan Sekadar Air, Tapi Kepedulian

Di balik aksi ini, ada kolaborasi tulus. Polres Musi Rawas menggandeng Dinas PU Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan Pemkab Musi Rawas untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, pihaknya tidak bisa tinggal diam mendengar keluhan warga.

"Kami mendengar langsung sumur warga mengering. Polri harus hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga Desa Suro untuk ibadah, sekolah, dan kebutuhan rumah tangga," tutur Kapolres.

BACA JUGA:Dari Australia ke AS, MJEthnic Craft Jayapura Angkat Budaya Lokal Tembus Global Lewat Pelatihan BRI Peduli

Hari itu di Desa Suro, yang mengalir bukan hanya air bersih. Tapi juga rasa lega, kebersamaan, dan bukti bahwa di tengah kemarau yang kering, kepedulian masih mengalir deras.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait