Saat Akan Jalani Operasi ke-3, Terduga Pencuri Durian di Rumah Pegawai Lapas Meninggal Dunia

Saat Akan Jalani Operasi ke-3, Terduga Pencuri Durian di Rumah Pegawai Lapas Meninggal Dunia

Plt Kalapas Lubuk Linggau saat takzia ke rumah duka--

LINGGAUPOS.CO.ID – Terduga pencuri durian di rumah pegawai Lapas Kelas II Lubuk Linggau, AP (20) meninggal dunia di Musi Medical Center (MMC) Palembang, Rabu 5 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Jenazah AP, kemudian dibawa ke Lubuk Linggau, dan Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, almarhum dimakamkam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Senalang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.

Pantaun LINGGAUPOS.CO.ID di rumah duka di Jalan Kenanga I, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, tampak pihak keluarga berkumpul. Namun pihak keluarga tidak mau berkomentar kepada media.

Terpisah Plt Kalapas Lubuk Linggau Imam Purwanto, Kamis 6 Agustus 2026 menjelaskan bahwa setelah kejadian pada Sabtu 25 Juli 2026 sekitar pukul 14.20 WIB, AP oleh Indra Gunawan (Pegawai Lapas  Kelas II Lubuk Linggau)  langsung dibawa ke RS AR Bunda Lubuk Linggau.

BACA JUGA:Motif Narkoba, Pencuri di Wirakarya Lubuk Linggau Diamuk Massa

Pada hari itu juga sekitar pukul 16.30 WIB, AP langsung mendapatkan tindakan medis darurat berupa operasi pertama untuk mengeluarkan proyektil peluru dari tubuhnya.

Setelah operasi pertama ini, AP juga menjalani operasi kedua, kedua pada bagian tulang belakang sebagai upaya penanganan cedera serta pemulihan fungsi gerak kedua kaki korban.

“Selama masa perawatan tersebut, biaya pelayanan medis di Rumah Sakit AR Bunda Lubuk Linggau mencapai kurang lebih Rp44 juta, tersebut ditanggung oleh Indra Gunawan,” jelas Imam Purwanto.

Namun, kemudian AP menderita pembengkakan pada usus dan gangguan pada sistem pencernaan sehingga memerlukan tindakan operasi lanjutan. Makanya kemudian Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, AP dirujuk ke MMC Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan berupa tindakan operasi ketiga pada bagian pencernaan.

BACA JUGA:Unjuk Kekompakkan, SD Negeri 12 Lubuk Linggau Sukses Tuntaskan Rute Gerak Jalan 2026

Sebelum operasi, Indra Gunawan sudah memberikan uang muka biaya operasi ke MMC Palembang sebesar Rp66 juta. 

“Sekitar pukul 22.00 WIB pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, sebelum tindakan operasi ketiga dilaksanakan, AP dinyatakan meninggal dunia di MMC Palembang,” jelasnya.

Berkaitan dengan hal ini, Imam Purwanto juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan takziah ke rumah duka dan menyerahkan santunan.

Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait