• Ambil lajur paling kiri agar tidak tertabrak kendaraan kencang dari belakang.
• Lintasi tegak lurus 70-90 derajat. Jangan miring.
• Saat hujan, ikuti alur rel yang lurus.
• Jika motor mati di tengah rel: Jangan panik. Normalkan transmisi ke netral, lalu tuntun motor hingga keluar dari area rel. Jangan menyalakan mesin di atas rel.
BACA JUGA:Lansia di Lubuk Linggau Tewas Ditabrak KA Bukit Serelo Saat Mencari Rongsokan
3. Cara Aman untuk Mobil - Jangan Terjebak di Atas Rel
• Berhenti di belakang garis stop atau minimal 15 meter saat sirine berbunyi.
• Pastikan jalan di seberang perlintasan benar-benar kosong. Jangan maju jika macet, Anda bisa terjebak di tengah rel.
• Jaga jarak dengan kendaraan di depan untuk ruang manuver mundur.
• Matikan musik, buka kaca sedikit untuk mendengar klakson lokomotif.
KAI Commuter juga rutin mengimbau agar kendaraan bermotor wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat di perlintasan sebidang.
BACA JUGA:Sedang Santai Hisap Rokok di Rel KA, Disabilitas Lubuk Linggau Tewas Mengenaskan
4. Cara Aman untuk Pejalan Kaki
• Berhenti total di rambu STOP, jangan lari menyeberang.
• Lepas headset dan berhentikan main HP. 90% pejalan kaki tertabrak karena tidak mendengar sirine.
• Tengok kiri-kanan dua kali. Kereta bisa datang dua arah dan bisa lebih dari satu.
• Jika membawa anak, gendong atau gandeng erat, jangan biarkan menyeberang sendiri.
• Lewat di jalur khusus pejalan kaki, jangan melompat pagar.