Fitur unggulan: Peta polusi real-time, prakiraan 7 hari, dan rekomendasi pakai masker atau tidak.
3. Nafas Indonesia – Buatan Anak Bangsa
Aplikasi lokal yang dirancang untuk informasi paparan polusi secara terkini dan memiliki fitur Clean Air Zone untuk mencari lokasi dengan udara bersih seperti gym dan cafe.
4. Google Maps – Fitur Lapisan Kualitas Udara
Tanpa install tambahan. Buka Google Maps > Klik icon Layer > Pilih Air Quality. Google memperbarui data setiap jam dan mencakup lebih dari 100 negara dengan skala polutan 0-500. Metode ini masuk dalam 3 platform populer untuk memantau kondisi udara lewat ponsel.
5. Website dan Aplikasi KLHK – ISPU Net
Masyarakat dapat memantau perkembangan ISPU secara berkala melalui tautan resmi kementerian/lembaga salah satunya milik KLHK sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Akses di: ispu.menlhk.go.id.
BACA JUGA:Inilah Aplikasi Tokenisasi Saham Luar Negeri
Cara Membaca Hasilnya: Kapan Harus Pakai Masker?
• 0-50 (Baik): Aman beraktivitas outdoor
• 51-100 (Sedang): Kelompok sensitif pakai masker
• 101-200 (Tidak Sehat): Semua orang wajib pakai masker N95, kurangi outdoor
• >200 (Sangat Tidak Sehat/Berbahaya): Hindari keluar rumah, nyalakan air purifier. Palangka Raya pernah menyentuh 290.2 kategori berbahaya saat karhutla
BACA JUGA:OMI 2026: Ponpes Ittihaadul Ulum Lubuk Linggau Utus 18 Santri Terbaiknya
Tips Aman Saat Udara Buruk Karena Karhutla dan Vulkanik
1. Cek AQI setiap pagi lewat Info BMKG atau IQAir
2. Gunakan masker N95/KN95, bukan masker kain
3. Tutup ventilasi rumah, gunakan air purifier jika ada
4. Perbanyak air putih dan pantau kelompok rentan (balita, lansia, ibu hamil)