Terpisah Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, keselamatan warga adalah prioritas utama.
“Kami bersama pemerintah daerah dan BKSDA akan terus melakukan langkah-langkah penanganan secara maksimal agar keberadaan satwa liar ini tidak kembali membahayakan masyarakat,” jelasnya, dikutip Rabu 20 Mei 2026.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil memperoleh gambaran medan serta titik-titik yang diduga menjadi lintasan satwa liar.
Namun pemasangan perangkap belum dapat dilakukan karena posisi sarang utama beruang madu masih dalam proses pencarian lebih lanjut.
BACA JUGA:Korban Diserang Beruang di Musi Rawas, Sudah Pulang ke Rumah, Warga Harapkan Pemerintah Turun Tangan
Sesuai hasil koordinasi bersama, Tim BKSDA bersama personel Polsek Jayaloka dijadwalkan kembali melaksanakan tracking lanjutan pada Rabu, 20 Mei 2026 guna memastikan titik pemasangan perangkap yang paling efektif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta kehadiran petugas gabungan di lapangan dinilai mampu mengurangi rasa cemas masyarakat terhadap ancaman hewan buas tersebut.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI