Besok Jumat, Arab Saudi Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah

Kamis 19-03-2026,11:32 WIB
Reporter : Budi Santoso
Editor : Budi Santoso

“Posisi hilal menurut hisab yang dihimpun seluruhnya menunjukkan angka di bawah kriteria yang disepakati," ungkap kata Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, KH Sirril Wafa, dikutip dari laman resmi NU Online, Selasa, 17 Maret 2026.  

Disisi lain, data hisab dari Kementerian Agama RI, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menunjukkan hilal pada Kamis, 19 Maret 2026 masih berada di bawah kriteria imkanur rukyah.

Diketahui imkanur rukyat (visibilitas hilal) merupakan kriteria astronomis yang menetapkan batas minimal posisi bulan (ketinggian dan elongasi) untuk menentukan kemungkinan hilal dapat dilihat saat matahari terbenam pada hari ke-29 bulan kamariah.

Kriteria disepakati dalam forum MABIMS menetapkan batas minimal tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat agar hilal dapat dinyatakan mungkin terlihat.

BACA JUGA:Motor Injeksi Mati Mendadak Saat Mudik Lebaran, Jangan Panik, Lakukan Langkah-Langkah Ini

Kriteria tersebut sebagai acuan seragam penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Sedangkan MABIMS merupakan kriteria baru penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal oleh Menteri Agama dari empat negara, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura mulai diterapkan pada 2022.

Sementara itu, data falakiyah NU menunjukkan posisi hilal pada 29 Ramadhan 1447 H memang sudah berada di atas ufuk, akan tetapi belum memenuhi kriteria visibilitas.

Tinggi hilal paling besar tercatat di Sabang, Aceh dengan 2 derajat 53 menit dan elongasi 6 derajat 09 menit.

BACA JUGA:Buka Puasa Ramadan Bersama Warga, Fauzi Amro Santuni Anak Yatim

Sementara yang terendah berada di Merauke dengan tinggi 0 derajat 49 menit.

Sementara itu di Jakarta, tinggi hilal tercatat 1 derajat 43 menit 54 detik dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik.

Sedangkan ijtimak atau konjungsi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.25.58 WIB.

Penghitungan data tersebut menggunakan metode falak tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.

Kategori :