LINGGAUPOS.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan merekrut 30.000 Sarjana Penggerak Pembangunan Desa (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
SPPI yang direkrut akan menjadi tenaga pengawak bagi 80 ribu koperasi yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Rencana rekrutmen ini, terungkap dalam rakor tindak lanjut perintah Presiden terkait percepatan program KDMP, Rabu 12 Maret 2026.
“Bapak Presiden menargetkan program ini segera berjalan dan mulai operasional secara bertahap pada Agustus. Untuk itu diperlukan langkah cepat dalam proses perekrutan, pendidikan, dan pelatihan sumber daya manusia yang akan mengawaki koperasi tersebut,” ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan.
BACA JUGA:Mudik Motoran saat Lebaran Idul Fitri 2026, Ini 5 Hal Penting yang Harus Dilakukan
Wamenhan menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan perekrutan dan pelatihan sekitar 30.000 tenaga pengawak koperasi, yang akan dilaksanakan melalui pola pendidikan dan pelatihan dengan dukungan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri.
Donny Ermawan juga Wamenhan menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas kementerian/lembaga dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari proses perekrutan, penyiapan kurikulum pelatihan, hingga dukungan regulasi dan anggaran.
Sementara itu, Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Kemenhan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, menjelaskan, perekrutan SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih terbuka untuk umum.
Seluruh sarjana maupun magister dari semua jurusan bisa mendaftar sebagai calon pemimpin di KDMP. “Siapa saja boleh mengikuti asalkan memiliki syarat pendidikan terakhir sarjana,” kata Rico dikutip Sabtu 14 Maret 2026.
BACA JUGA:Prosedur Pensiun Dini Karyawan Swasta 2026: Syarat, Cara Mengajukan dan Perhitungan Pesangon Terbaru
Calon SPPI, akan melalui proses seleksi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan. Mereka yang lolos akan menempati posisi manajer di Koperasi Desa Merah Putih yang ada di berbagai daerah.
Perekrutan SPPI untuk mengisi posisi di Koperasi Desa Merah Putih ini dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026.
“Saat ini masih dalam tahap koordinasi lintas kementerian atau lembaga serta penyiapan,” ia menjelaskan.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI