Adapun Kepala BKN, Prof. Zudan menegaskan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi ASN tahun 2026.
Nantinya sebelum membuka pendaftaran, pemerintah akan menetapkan kebutuhan nasional.
Selain itu ada juga persetujuan formasi dan pengumuman resmi melalui portal pemerintah.
BACA JUGA:Mutasi Polri, Irjen Sandi Nugroho Jabat Kapolda Sumatera Selatan
“Seluruh pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN, bukan melalui tautan pribadi atau situs tidak dikenal,” tegasnya dikutip LINGGAUPOS.CO.ID pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Berperan sebagai instansi Pembina manajemen kepegawaian ASN, BKN juga bertanggung jawab memastikan integritas sistem seleksi.
Yaitu mulai dari perencanaan kebutuhan, pendaftaran, pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT), hingga penetapan NIP ASN.
BKN pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi rekrutmen ASN yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.
BACA JUGA:Ngaku Khilaf, Petani Asal Musi Rawas Setubuhi ODGJ di Kebun Sawit
Masyarakat juga diingatkan agar selalu waspada terhadap modus penipuan berkedok seleksi ASN.
“Cara termudah untuk mengecek apakah informasi tersebut valid atau tidak, yakni dengan selalu melakukan verifikasi lewat portal resmi BKN, SSCASN, dan website/media sosial resmi instansi pemerintah,” terangnya.
Dapatkan update berita LINGGAUPOS.CO.ID di LINK INI