* Larutan nutrisi dinaik-turunkan secara berkala di wadah tanam.
* Lebih kompleks tapi efisien untuk tanaman buah.
BACA JUGA:6 Penyakit Ini Bisa Batalkan Keberangkatan Haji 2026, Cek Daftarnya
Untuk pemula, DWC atau Wick System biasanya paling mudah.
3. Persiapan Alat dan Bahan
Alat dan bahan utama:
* Wadah/ember/botol bekas untuk menampung larutan nutrisi
BACA JUGA:Link Pendaftaran Internet Rakyat Sudah Dibuka, Harga Murah Jaringan Cepat
* Media tanam: rockwool, arang sekam, perlit, cocopeat
* Net pot atau keranjang kecil untuk menaruh bibit
* Larutan nutrisi hidroponik (bisa beli atau buat sendiri)
* Bibit tanaman: selada, bayam, kangkung, cabai, tomat kecil
BACA JUGA:Guru PPPK Asal Lampung Timur Ditemukannya Tewas di Sumatera Selatan, Tangan dan Kaki Diikat
* pH meter atau kertas lakmus (untuk memeriksa pH larutan)
* Lampu tumbuh jika cahaya matahari terbatas
Catatan: Jika ingin cara super sederhana, bisa pakai botol bekas, spons, dan air + sedikit pupuk NPK larut.
4. Menyiapkan Bibit
BACA JUGA:Hari Anak Sedunia 2025, Berikut 6 Hak Anak Dalam Islam
1. Pilih biji berkualitas dari toko atau pasar.
2. Rendam biji dalam air bersih 12–24 jam (tergantung jenis).
3. Semai di media seperti kapas, rockwool, atau paper towel sampai muncul akar dan daun pertama (biasanya 7–14 hari).
4. Pastikan bibit sehat: akar putih, daun hijau, tidak layu.
BACA JUGA:Jelang Magrib, 2 Rumah Warga Jayaloka Musi Rawas Ludes Terbakar, Emas 13 Gram Hangus
5. Menyiapkan Larutan Nutrisi