Tapi dia berharap, untuk mempercepat waktu tempuh ke Palembang, agar pemerintah provinsi segera melakukan penyelesaian jalan SP 9 Musi Rawas menuju Kabupaten PALI. Kemudian penyelesaian tol Prabumulih ke Palembang.
Kalau yang diharapan ini terealisasi makan Lubuklinggau ke Palembang yang selama ini 7-8 jam bisa ditempuh lebih cepat.
“Kalau selesai semua, prediksi waktu tempuh hanya 4 jam sampai ke Palembang,” pungkasnya.
Untuk kelanjutan ruas tol Lubuklinggau – Bengkulu belum masuk prioritas. Secara umum, pengerjaan JTSS dibagi empat tahap.
BACA JUGA:Hari ini Tol Lubuklinggau – Curup Bengkulu Seksi 3 Dibuka
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Tjahjo Purnomo menjelaskan, saat ini HK masih fokus penyelesaian 8 ruas tol tahap 1.
Mana saja? Ada Tol Sigli–Banda Aceh, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat. Kemudian Indralaya–Muara Enim, Padang – Sicincin, Pekanbaru– Pangkalan, Bengkulu–Taba Penanjung dan Binjai–Langsa.
“Pengerjaan tol Lubuklinggau – Bengkulu nantinya baru akan dilanjutkan pada tahap 4 pembangunan JTTS,” ujar Tjahjo. Begitu juga dengan pengerjaan ruas Prabumulih – Muara Enim.
Khusus tol Indralaya – Prabumulih progres pembebasan lahannya sudah mencapai 96 persen. Untuk konstruksinya sekitar 85 persen. Ruas ini direncanakan selesai dan beroperasi pada Maret 2023.
BACA JUGA:Cara Buat Link WhatsApp dengan Teks dan Isi Pesan Tanpa Aplikasi
Capaian ini terungkap saat Pj Bupati Muara Enim, Kurniawan bersama Forkopimda melakukan pengecekan di wilayah Kecamatan Kelekar dan Muara Belida hingga exit tol Indralaya Ogan Ilir, akhir Desember 2022 lalu.
Menurut Site Operation Manager STA 37 PT HK selaku kontraktor jalan tol Indralaya-Prabumulih, Ismail, ruas Indralaya-Prabumulih sepanjang 65 km (sesi 1) melintasi dua wilayah di Muara Enim yakni Kecamatan Kelekar dan Belide Darat.
Di Kelekar sepanjang 4,7 Km, melintasi Desa Suban. Sedangkan di Kecamatan Belide Darat sepanjang 4,6 Km melintasi Desa Tanjung Tiga, Desa Ibul dan Desa Gaung Asam.
Untuk tahun ini, HK menerima penyertaan modal negara (PMN) Rp28,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan ruas JTTS tahap 1 serta memulai beberapa ruas JTTS tahap 2.
BACA JUGA:Agar Tidak Mudah Dibajak Hacker, Mau Tau Caranya..?
Untuk alokasi JTTS tahap 1, ruas Binjai – Langsa Rp1,096 triliun, Indralaya – Muara Enim Rp1,028 triliun, Kisaran – Indrapura Rp1,176 triliun, Kuala Tanjung – Parapat Rp3,036 triliun, Bengkulu – Taba Penanjung Rp266 miliar, Sigli – Banda Aceh Rp952 miliar, Padang – Sicincin Rp5,339 triliun dan ruas Pekanbaru – Pangkalan Rp797 miliar.